Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Fenomena Maraknya Baliho Bergambar Tokoh Petinggi Partai Politik, Apa Kata Gubernur Ganjar?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memilih fokus menangani Pandemi Covid-19 di wilayahnya.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang fokus menangani Pandemi Covid-19 di wilayahnya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Fenomena maraknya billboard maupun baliho bergambar tokoh petinggi partai politik di sejumlah wilayah menjadi perhatian masyarakat.

Baliho berukuran mulai dari sedang hingga jumbo itu bertebaran di pinggir jalan di sejumlah kota bak panggung kampanye mempersiapkan Pemilihan Presiden 2024.

Alih-alih mengikuti hal serupa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memilih fokus menangani pandemi Covid-19 di wilayahnya.

Itu sesuai perintah Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Jadi Syarat Masuk Perbelanjaan di Semarang, Ganjar Juga Ikut Unduh Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Ganjar Semangati Atlet Pelatnas Jateng di GOR Jatidiri Semarang, Latihan Jelang PON di Papua

Baca juga: Syarat Masuk Mal Harus Sudah Vaksin, Gubernur Ganjar: Itu Tidak Adil

Baca juga: Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Warga Saat Bepergian, Gubernur Ganjar Pranowo: Saya Rasa Nggak Adil

Walah aku itu tugas saya hanya satu sekarang, saya diperintahkan oleh Presiden oleh Ketua Umum saya kon ngurusi Covid-19 wae."

"Wis aku ora kober mikir kuwi (baliho Capres),” tegas Ganjar menjawab pertanyaan para wartawan, Kamis (12/8/2021).

Apalagi, Ganjar melihat penyebaran virus corona di wilayahnya saat ini mulai melandai, dan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah juga berangsur membaik.

Aku mikir Covid-19 sek piye carane ini segera beres dan sekarang udah melandai."

"Saya udah melihat mal, orang berdagang laku jualane, wis aku mulai seneng,” ungkapnya.

Terlepas dari itu, Ganjar merasa tak pantas membicarakan isu Pilpres 2024 ketika masyarakat saat ini lebih membutuhkan perhatian untuk bangkit di masa pandemi.

Masyarakat hari ini lagi butuh itu, kayaknya ora pantes ngomong kuwi aku,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Pemkab Kendal Siapkan Simulasi Pembukaan Tiga Objek Wisata, Dico: Yang Paling Banyak UMKM Terdampak

Baca juga: Beban Warga Meteseh Kendal Ini Lagi Berat, 10 Tahun Sriwayati Rawat Suami dan Anak, Utang Menumpuk

Baca juga: Densus 88 Juga Sambangi Kota Semarang dan Sukoharjo, Bawa 3 Terduga Teroris Anggota JI

Baca juga: Warga Isoman Kota Semarang Terus Menurun Jumlahnya, Data Terkini Cuma 71 Orang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved