Breaking News:

Berita Semarang

Lagi! Biaya Pemakaman Jenazah Pasien Covid di Kota Semarang Capai Rp 11,5 Juta: Kami Harus Utang

Mahalnya tarif pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Semarang kembali mencuat.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
ILUSTRASI. Beberapa Relawan Semarang Hebat sedangmemakamkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia, di TPU Candisari Kota Semarang, Rabu (16/6/2021). 

"Jadi, yang Rp 5,8 juta langsung di bayar hari itu juga. Sisanya, Rp 8 juta, kami minta waktu sepekan. Tarif Rp 8 juta itu juga sudah diskon. Awalnya, Rp 9 juta," bebernya.

Kerabat lainnya, Jodi (bukan nama sebenarnya) menambahkan, tak mempermasalahkan pembayaran tersebut lantaran sudah kadung terjadi.

Meskipun merasa keberatan, ia tak ingin almarhumah ibunya tak tenang akibat persoalan tersebut.

Ia hanya menyayangkan sikap pihak terkait, terutama mereka yang merekomendasikan ke kelompok petugas pemakaman yang mematok harga tak wajar.

Baca juga: Pemkab Kudus Genjot Vaksinasi Covid, Sudah Tercapai 20,4 Persen dari 661 Ribu Sasaran

Baca juga: Sopir Rumah Makan Ditemukan Tewas di Mess di Gajahmungkur Semarang, Sempat Mengeluh Sakit Leher

Baca juga: Cerita Kakak Beradik Lumpuh di Kota Tegal Ingin Dapat Vaksin Covid: Lapor RW, Diantar Pakai Becak

Baca juga: KABAR DUKA: Rais Syuriah PCNU sekaligus Ketua FKUB Karanganyar Ahmad Hudaya Tutup Usia

Seharusnya, para pihak terkait, seperti Puskesmas, merekomendasikan ke kelompok petugas atau relawan yang benar-benar bekerja untuk menolong warga tak mampu.

"Uang itu sudah terlanjur dibayar, ya kami ikhlas demi ibu. Hanya saja, kami meminta kepada pihak terkait agar ketika ada kejadian serupa, terutama warga tak mampu, tolong jangan diarahkan ke petugas yang bertarif mahal. Arahkan ke petugas relawan yang mau menolong. Saya juga baru tahu, ternyata layanan tersebut ada yang bisa diakses gratis," terangnya.

Mahalnya tarif pemulasaraan di Kota Semarang, ternyata tak dirasakan oleh Intan Warga Pendrikan Lor, Kota Semarang.

Ia mengaku, ketika keluarganya meninggal dunia lantaran terpapar Covid-19 saat menjalani isolasi mandiri, tak mengeluarkan biaya untuk pemulasaraan dan pemakaman Covid-19.

Sepenuhnya, tugas tersebut dilakukan relawan di Kota Semarang.

Beruntung, almarhumah juga ikut iuran kematian di sebuah lembaga agama sehingga tanah makam juga sudah gratis.

"Untuk relawan pemulasaraan dan pemakaman, gratis total, mereka tidak mau saat hendak dibayar. Di Semarang ada kelompok relawan itu. Tentu saja, kami sangat berterima kasih karena sudah mau menolong keluarga kami tanpa pamrih," terangnya.

Hal sama dialami, Aji, warga Ngaliyan, saat mertuanya meninggal akibat Covid-19, saat menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kalau almarhumah mertua saya, gratis. Keluar biaya ya wajar, ngasih makan dan minum petugas tapi tak sampai berjuta-juta gitu," paparnya saat dihubungi.

Sementara, Ketua Tim Ronggolawe Semarang Lucky mengatakan, masyarakat Kota Semarang dapat mengakes layanan pemulasaraan dan pemakaman gratis jenazah Covid-19.

Warga yang membutuhkan bisa menghubungi nomor Whatsapp di 0889 5001 951.

Layanan ini hanya dapat diakses bagi warga terpapar Covid-19 yang meninggal dunia saat isoman, terutama dari keluarga tak mampu.

"Ketika ada kerabat yang meninggal dunia saat isoman, dapat menghubungi Call Center 112 atau ke nomor saya pribadi tersebut. Nanti, kami usahakan warga dapat petugas pemulasaraan terdekat dari lokasi kejadian," terangnya.

Dia menyebut, jasa para relawan tim pemulasaraan dan pemakaman jenazah Covid-19 sepenuhnya gratis.

Bahkan, pihaknya juga menyediakan ambulans gratis jika warga memerlukan angkutan tersebut.

Hanya saja, keluarga perlu membeli peti, kain kafan, dan lainnya, secara mandiri.

"Mentok, keluarga hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 3 juta. Itu di luar urusan tempat makam karena tiap masing-masing kelurahan berbeda. Hal itu juga bukan urusan relawan namun berkaitan dengan petugas TPU," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved