Breaking News:

Penanganan Corona

1000 Mahasiswa di Banyumas Ikuti Vaksinasi Covid untuk Percepatan Kuliah Hybrid

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bersama Polresta Banyumas, menggelar vaksinasi massal, Kamis (5/8/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebagai upaya mempercepat perkuliahan tatap muka, kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bersama Polresta Banyumas, menggelar vaksinasi massal, Kamis (5/8/2021).

Vaksinasi massal yang berlangsung di Gedung Graha Widyatama, Unsoed Purwokerto, ini diikuti ribuan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Banyumas.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed, Prof Dr Hibnu Nugroho mengatakan, ke depan, akan ada upaya metode perkuliahan hybrid.

"Tahun 2021 ini ada upaya perkuliahan hybrid, ada yang luring dan daring. Khususnya, yang angkatan 2020 dan 2021, karena jangan sampai mahasiswa belum tahu kampusnya, kasihan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: 6000 Ibu Hamil di Banyumas Bakal Divaksin Covid, Gunakan Vaksin Moderna

Baca juga: 35 Ribu Pekerja di Banyumas Bakal Terima Bantuan Subsidi Upah, Data Penerima Diseleksi Kemenaker

Baca juga: Kebutuhan Melonjak, Setiap Konsumen di Apotek Purwokerto Hanya Boleh Membeli 1 Oksigen Portabel

Baca juga: Bakal Tampil di ArtJog MMXXI, Seniman Rumah Lengger Siapkan Memoar Lengger Lanang

Vaksinasi massal kali ini diberikan kepada 1.000 mahasiswa di Banyumas.

"Unsoed ada sekitar 560 mahasiswa, BSI 100 mahasiswa, Unwiku 100 orang, IAIN 100 orang, dan universitas lain. Dalam setengah jam, (stok vaksin) habis, artinya antusiasme sangat tinggi," katanya.

Prof Hibnu mengatakan, pihaknya akan meminta KSAD kembali melakukan vaksinasi Covid untuk mahasiswa.

"Di Unsoed ada sekitar 1.000 mahasiswa yang sudah divaksin," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Banyumas Kombes Firman L Hakim mengatakan, animo mahasiswa sangat luar biasa.

"Sementara, memang disediakan 1.000 dalam sehari. Ini bukan pertama kali buat mahasiswa tapi ini yang terbesar. Dengan kepanitian yang mengelola 65 persen mahasiswa," terangnya.

Harapannya, lewat vaksinasi massal, percepatan perkuliahan bisa dilakukan.

"Karena memang terkendala dengan nakes yang terbatas. Ke depan akan buka gerai vaksin di mana-mana," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Truk Bermuatan Besi Kecelakaan di Jalan Pantura Tugu, Lalu Lintas Semarang-Kendal Macet

Baca juga: 254 Pelamar CPNS di Kabupaten Semarang Tak Lolos Seleksi, Bisa Gunakan Hak Sanggah

Baca juga: Ingin Tahu Penanganan atau Cara Daftar Vaksinasi Covid di Kebumen? Kunjungi Alamat Website Berikut

Baca juga: Artis Tyas Mirasih Ditalak Suami, Gugatan Cerai Sudah Masuk Pengadilan Agama

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved