Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Pasutri Asal Banjarnegara Ini Begal Sopir Taksi Online di Karawang, Pelaku: Kami Kehabisan Uang

Karena tidak memilikli uang, pasutri ini lalu meninggalkan mobil sewaan di pinggir jalan dengan kunci menempel dan STNK di dalam mobil.

Editor: deni setiawan
Shutterstock
ILUSTRASI pelaku kasus pembegalan ditangkap pihak kepolisian. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARAWANG - Entah apa yang ada dibenak pasangan suami istri (pasutri) asal Kabupaten Banjarnegara berinisial A (21), dan B (21) ini.

Berawal dari mobil yang disewa kehabisan bensin, mereka malah nekat membegal sopir taski online.

Peristiwa itu terjadi di Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (30/5/2021).

Kapolsek Telukjambe Timur, Kompol Oesman Imam Qomarudin mengatakan, kejadian berawal saat pasutri ini menyewa mobil dan berangkat dari Banjarnegara ke Banten ingin mencari kerja.

Baca juga: Pemkab Banjarnegara: Maaf, Kawasan Wisata Dieng Kembali Ditutup

Baca juga: Kembali Terjadi, Data Pusat dan Daerah Disebut Tidak Sinkron, Kini Kaitan Stok Vaksin di Jateng

Baca juga: Kejuaraan Dulongmas Ditunda hingga Oktober, Banjarnegara Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah

Baca juga: Begini Respon Warganet Saksikan Aksi Turun Gunung Mahasiswa Jateng: BEM UI Mau Kayak Gini?

Saat itu, keduanya diketahui tak membawa telepon genggam dan tak KTP.

Pelaku A membawa SIM dan istrinya hanya mengantongi paspor.

Ketika sampai di Ciasem, Subang, mobil yang disewa mereka kehabisan bensin.

Karena tidak memilikli uang, pasutri ini lalu meninggalkan mobil sewaan di pinggir jalan dengan kunci menempel dan STNK di dalam mobil.

Kemudian, sambung Kompol Oesman, mereka berganti-ganti bus menuju Cikopo.

Setelah sampai, pasutri ini lalu meminjam ponsel seorang ibu untuk memesan taksi online dengan tujuan Desa Pinayungan.

Tak lama kemudian datang korban bernama Assruddin (55) menjemput kedua pelaku di depan Pasar Induk Cikopo, Purwakarta dan mengantar mereka ke lokasi yang dituju.

Saat sampai di Desa Pinayungan, pelaku A mengarahkan sopir untuk melintasi gang sempit dan berpura-pura menelepon saudaranya.

Sementara sang istri memberi kode.

"Si perempuan yang duduk di belakang korban kemudian mencekik korban."

"Yang laki-laki kemudian memukul kepala korban."

"Karena meronta, untuk melumpuhkan, tersangka laki-laki menggigit tangan korban," kata Kompol Oesman seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (3/8/2021).

Setelah itu, sambung Kompol Oesman, pelaku A langsung merebut posisi duduk korban.

Korban yang merasa keselamatannya terancam langsung membuka pintu mobil dan melarikan diri.

Setelah itu, korban meminta tolong warga dan melapor ke Polsek Telukjambe Timur, yang lokasinya tak jauh dari lokasi kejadian.

Dengan bantuan warga, pelaku dapat ditangkap tidak jauh dari lokasi.

"Pada saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan."

"Itu disebabkan mobil hasil pencurian tersebut terperosok masuk ke dalam jalan yang berlubang di area pemakaman," ujarnya.

Sementara itu, tersangka A mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena kehabisan uang saat mobil yang mereka kendarai kehabisan bensin.

"Kami kehabisan uang," kata A.

Atas perbuatan mereka, keduanya dijerat Pasal 365 ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukumannya sembilan tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul Kronologi Pasutri Begal Taksi Online, Berawal Mobil yang Disewa Kehabisan Bensin, Pelaku Ditangkap

Baca juga: Oknum Anggota Polres Purbalingga Ditangkap BNNP Jateng, Barang Bukti Sabu 0,56 Gram

Baca juga: Selamat! Purbalingga Dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak 2021 Tingkat Pratama

Baca juga: Cek Link Berikut, Data Lengkap Pelamar Lulus Seleksi Administrasi CPNS dan PPPK Kota Tegal

Baca juga: Empat Camat di Kabupaten Tegal Diperiksa Polisi, Berawal dari Foto Viral Tak Pakai Masker

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved