Berita Semarang Hari Ini

Oknum Ketua RT Palak Keluarga Pasien Covid-19 di Semarang, Patok Harga Rp 16 Juta Buat Pemakaman

Mengatasnamakan relawan memalak keluarga pasien untuk membayar sejumlah uang agar jenazah keluarganya yang terpapar Covid-19 diurus oleh mereka.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TIM RONGGOLAWE SEMARANG
ILUSTRASI - Tim Ronggolawe Semarang sedang bertugas melakukan pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kota Semarang, Kamis (29/7/2021). 

Awalnya mereka dikenai tarif Rp 16 juta.

Mereka yang merupakan keluarga ekonomi pas-pasan terpaksa harus nego dengan sang oknum. 

Selepas dinego, keluarga harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 11,5 juta. 

Kedua, di Bendan Ngisor keluarga korban tanpa nego langsung membayar Rp 13,5 juta kepada para oknum. 

"Ya ada penjual, ada pembeli."

"Mereka tidak tahu kalau biaya itu sebenarnya gratis, semisal keluar biaya ngurus jenazah Covid-19 tak semahal itu," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (3/8/2021). 

Dia mengungkapkan, biaya pemulasaran dan pemakaman bagi warga isoman sebenarnya gratis. 

Hanya saja keluarga perlu menyediakan peti jenazah dan ubo rampe atau pelengkap mulai dari plastik, kain kafan, batu nisan, dan lainnya.

Umumnya satu paket barang itu mentok di harga Rp 3 juta. 

Untuk tanah makam itu tergantung tiap lokasi yang di luar penanganan relawan Covid-19.

ILUSTRASI - Petugas pemamakam TPU Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang sedang bertugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Semarang, Rabu (23/6/2021).
ILUSTRASI - Petugas pemamakam TPU Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang sedang bertugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Semarang, Rabu (23/6/2021). (TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO)

"Sedangkan biaya pemulasaraan jenazah dari relawan Covid-19 bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara gratis," ungkapnya. 

Dia menyebut, para oknum yang tega memanfaatkan kondisi pandemi dengan mengelabui para keluarga pasien itu ternyata mereka berstatus modin, ketua RT, dan relawan dari satuan pencinta alam. 

"Kami yakin kejadian ini seperti fenomena gunung es."

"Banyak keluarga pasien Covid-19 yang termakan modus para oknum tersebut," terangnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved