Breaking News:

Berita Semarang

Kehabisan Stok Vaksin Covid, Pemkab Semarang Minta Dinkes Provinsi Jateng segera Kirim Tambahan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengaku kekurangan vaksin sekira 2 ribu dosis untuk langkah percepatan vaksinasi di Bumi Serasi.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat ditemui di Ungaran, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengaku kekurangan vaksin sekira 2 ribu dosis untuk langkah percepatan vaksinasi di Bumi Serasi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, terdapat sekira 12 ribu sasaran penerima vaksin dalam percepatan vaksinasi daerah PPKM Level 4.

"Per hari, target kami memvaksin 5.000 orang. Tetapi, ini ada kekurangan. Vaksin sekarang tersisa 10.700 dosis, sedangkan total sasaran penerima ada 12 ribu orang," kata Ngesti di Kantor Bupati Semarang, Senin (2/8/2021).

"Ini, kami minta. Harapannya, Dinkes Jateng atau pemerintah pusat mempercepat," imbuhnya.

Baca juga: Dorong Penyintas Covid Berdonor Plasma Konvalesen, Pemkab Semarang Sediakan Titik Donor di Kecamatan

Baca juga: Asosiasi Pinsar Telur Nusantara Bantu Nakes Kabupaten Semarang, Serahkan 1,5 Ton Telur Kaya Protein

Baca juga: Pedagang Cilok Ini Kaget Didatangi Bupati Semarang: Saya Kira Razia Karena Lagi Berjualan Disetop

Baca juga: Ngesti Klaim BOR Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Turun 20 Persen, Berikut Data Updatenya

Menurut Ngesti, untuk vaksinasi tahap ketiga dengan sasaran tenga kesehatan (nakes), sekarang telah dilakukan secara bertahap.

Apabila nanti stoknya menipis, juga akan dimintakan droping.

Ia menambahkan, jika dalam beberapa hari ke depan belum ada tambahan vaksin, pihaknya akan menjadwalkan ulang penerima dosis kedua.

"Iya, mungkin nanti kita reschedule untuk dosis kedua kami tunda. Utamakan dosis pertama dan nakes dosis ketiga. Kami juga akan menambah tenaga kesehatan," katanya.

Ngesti mengimbau masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan (prokes) meskipun tren kasus Covid-19 mulai menurun.

Dia berharap, dengan warga ketat menerapkan prokes, pandemi dapat segera berakhir. (*)

Baca juga: Selamat! Aplikasi PSC 119 Banyumas Raih 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

Baca juga: Alhamdulillah, 114.460 Keluarga Terdampak PPKM di Purbalingga Mulai Terima Bantuan Beras

Baca juga: Kawah Siglagah Dieng Semburkan Lumpur dan Gas, Warga Diminta Jauhi Area Kawah

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18 segera Dibuka, Diperuntukkan bagi 2,8 Juta Peserta

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved