Breaking News:

Penanganan Corona

Kebijakan Pemkab Semarang: Penyaluran Bansos Sembako Secara Door to Door

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, total penerima bantuan sembako baik PKH maupun KPM sebanyak 105.058 orang di wilayah Bumi Serasi.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menyerahkan bantuan sembako kepada pedagang cilok di Kabupaten Semarang, Sabtu (31/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang menerapkan kebijakan door to door dalam penyaluran bantuan sembako untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Bumi Serasi. 

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, total penerima bantuan sembako baik PKH maupun KPM sebanyak 105.058 orang.

Sampai sejauh ini lanjutnya, yang sudah tersalurkan 34.285 paket.

Baca juga: Warga Isolasi Mandiri Bakal Dijemput Tim Pemkot Semarang, Besok Selasa Wajib Dikarantina Terpusat

Baca juga: Traffic Light Kota Semarang Bakal Dipasang Sprayer, Hendi: Biar Pengendara Merasakan Adem

Baca juga: Cerita Lain di Rumdin Walkot Semarang, ODGJ Jadi Pasien Covid-19 Hingga Istri Digoda Orang Lain

Baca juga: Kehabisan Stok Vaksin Covid, Pemkab Semarang Minta Dinkes Provinsi Jateng segera Kirim Tambahan

"Ini karena berpotensi memicu kerumunan akan kami kirim atau door to door."

"Kami akan mengerahkan personil Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta BPBD agar data penerima tepat sasaran," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (2/8/2021). 

Dia menambahkan, agar seluruh pelaksanaan penyaluran bantuan berjalan sesuai protokol kesehatan (prokes) Covid-19 Satuan Tugas (Satgas) pada level kecamatan sampai kelurahan untuk senantiasa melakukan pengawasan. 

"Sedangkan program penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) belum selesai tersalurkan total ada 77.721 KPM BST baru sekira 57.740 tersalurkan," ujarnya. 

Setiap kelurahan maupun kepala desa telah diminta membuat jadwal agar tidak terjadi kerumunan.

Termasuk kata dia, penyediaan kursi bagi masyarakat menunggu giliran pencairan BST dengan jarak sekira satu meter. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Harga Cabai Anjlok di Kudus, Mentok Laku Jual Cuma Rp 7 Ribu

Baca juga: 250 Penghuni Sudah Tinggalkan Lokalisasi Lorok Indah Pati, Sugiono: Pulang ke Kampung Halaman

Baca juga: 112 Relawan Covid Salatiga Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Hasil Iuran Pegawai BPJS

Baca juga: Aksi Mahasiswa Bantu Tangani Covid-19 Terus Mengalir di Jateng, Ganjar: Jadi Contoh Daerah Lain

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved