Breaking News:

Penanganan Corona

Cerita Lain di Rumdin Walkot Semarang, ODGJ Jadi Pasien Covid-19 Hingga Istri Digoda Orang Lain

Kejadian itu murni kecolongan lantaran para petugas tak mengira kalau pasien itu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Rumdin Wali Kota Semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Situasi di Tempat Isolasi Terpusat, Rumah Dinas Wali Kota Semarang saat para nakes sedang melayani para pasien, Senin (2/8/2021). 

Dia menyebut, pasien isoter Rumdin Wali Kota Semarang memang harus pasien mandiri yang mampu mengurus diri sendiri dan tidak mengganggu pasien lain.

Terkecuali pasien di ruang pengawasan yang hanya berkapasitas 18 tempat tidur (TT).

Di isoter Pemkot Semarang itu, pasien mendapatkan beragam fasilitas.

Seperti makam, minum, vitamin, obat, konsultasi dokter, pemeriksaan, dan lainnya.

"Pasien di kami bukan OTG namun bergejala Covid-19 baik ringan maupun sedang dengan  komormid."

"Pasien rata-rata paling cepat lima hari, ada juga yang sudah sembuh Covid-19 namun karena masih kurang sehat bisa tetap kami rawat dengan memisahkan ke ruang lain," terangnya. 

Dihimpun dari laman https://siagacorona.semarangkota.go.id/ kasus positif corona, update terakhir pada Senin (2/8/2021) total kasus terkonfirmasi mencapai 81.539.

Dengan rincian, 996 pasien masih menjalani perawatan, 633 dari dalam Kota Semarang, dan 363 berasal dari luar Kota Semarang.

Pasien sembuh mencapai 74.572.

Sedangkan pasien meninggal 5.971 kasus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved