Berita Purbalingga

784 Pelaku Jasa Keuangan di Purbalingga Mulai Divaksin Covid, Begini Harapan Bupati

Sebanyak 784 orang yang bekerja di industri jasa keuangan di Kabupaten Purbalingga mengikuti vaksinasi Covid-19, Kamis (22/7/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meninjau vaksinasi Covid-19 Sektor Jasa Keuangan di Gedung Korpri, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Sebanyak 784 orang yang bekerja di industri jasa keuangan di Kabupaten Purbalingga mengikuti vaksinasi Covid-19, Kamis (22/7/2021).

Vaksinasi bagi pekerja di lembaga keuangan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi melalui lembaga keuangan, baik perbankan maupun nonperbankan.

Juga, sebagai upaya mendorong pertumbuhan industri keuangan di masa pandemi.

"Disamping vaksin diberikan untuk mereka yang bekerja di industri jasa keuangan, keluarganya pun akan divaksin. Ke depan, termasuk para nasabah," ujar ketua panitia vaksinasi Covid-19 sektor jasa keuangan, Supriono, di Gedung Korpri.

Baca juga: Seorang Buruh di Purbalingga Nekat Curi HP dan Uang untuk Bayar Utang Biaya Pernikahan

Baca juga: RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Disiapkan Jadi Rumah Sakit Covid, Beroperasi Akhir Juli

Baca juga: Gedung Eks SMP Negeri 3 Purbalingga Diaktifkan sebagai Tempat Karantina Covid, Sudah Terisi 28 OTG

Baca juga: Ditutup 21 Juli, Formasi CPNS Pemkab Purbalingga Ini Sepi Peminat. Berikut Daftarnya

Menurutnya, vaksinasi tersebut digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan.

Kegiatan ini bentuk dukungan mereka terhadap pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19.

Vaksinasi ini dilakukan karena lembaga keuangan memiliki peranan yang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sehingga, diperlukan sumberdaya manusia yang berkualitas, baik secara kuantitas kinerja maupun secara kesehatan, agar dapat membantu masyarakat menggerakkan simpul-simpul ekonomi di Kabupaten Purbalingga.

Di samping itu, OJK juga memiliki tugas menjaga stabilitas kinerja industri keuangan.

Dala pelsanaannya, panitia menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga.

"Saat ini disiapkan 784 vaksin yang diberikan dalam dua tahap, tahap pertama 400 orang dan tahap kedua 384 orang," jelasnya dalam rilis.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Diwacanakan Digelar Juli, Begini Saran IDAI Jateng

Baca juga: Polres Kudus Serahkan Bantuan Kepada Dua Ponpes, Berisi 200 Kg Beras dan 20 Paket Sembako

Baca juga: Banjarnegara Mulai Salurkan JPS PPKM Darurat Rp 300 Ribu/KK, Sasar 16.658 Keluarga

Baca juga: Mengaku Tak Bisa Tahan Nafsu, Sopir Travel Cabuli Penumpang di Tarub Tegal

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan, vaksinasi saat ini menjadi program nasional.

Dalam program tersebut, minimal 70 persen penduduk Indonesia dapat tervaksin.

Seluruh elemen dari Polri, TNI, sudah bergerak melakukan vaksinasi masal, termasuk saat ini OJK turut serta menggelar vaksinasi bagi stakeholder Industri Jasa Keuangan di Purbalingga.

Menurutnya, para pekerja di sektor jasa keuangan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

"Panjenengan semua memiliki peran penting, baik yang bekerja di sektor perbankan maupun non-perbankan. Karena apapun, panjenengan memiliki peran penting dalam menjaga perekonomian daerah. Saya berharap, semuanya pekerja di sektor jasa keuangan ini tetap sehat dan semangat," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved