Breaking News:

Penanganan Corona

Gedung Eks SMP Negeri 3 Purbalingga Diaktifkan sebagai Tempat Karantina Covid, Sudah Terisi 28 OTG

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mulai mengaktifkan gedung bekas SMP Negeri 3 Purbalingga sebagai tempat karantina terpusat.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Pemkab meninjau gedung eks SMP Negeri 3 Purbalingga yang akan dijadikan ruang isolasi darurat Covid-19, Selasa (24/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mulai mengaktifkan gedung bekas SMP Negeri 3 Purbalingga sebagai tempat karantina terpusat.

Dari kapasitas 90 pasien, saat ini, gedung tersebut telah terisi 28 orang.

"Sebetulnya, kapasitas untuk 100 orang tetapi ada beberapa kamar yang bocor, jadi maksimal sekitar 90 dan saat ini terisi 28 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono, dikutip dari Kompas.com, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Ditutup 21 Juli, Formasi CPNS Pemkab Purbalingga Ini Sepi Peminat. Berikut Daftarnya

Baca juga: PMI Purbalingga Dirikan Dapur Umum, Siapkan Makanan untuk Warga Isolasi Mandiri di Tiga Kecamatan

Baca juga: Sehari Bikin 500 Porsi di Dapur Umum Toyareka, Bantu Warga Purbalingga yang Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Warga Kutasari Purbalingga Ditemukan Tewas di Sumur, Diduga Tercebur saat Serangan Epilepsi Kambuh

Hanung mengatakan, tempat karantina terpusat ini diperuntukkan bagi pasien berstatus tanpa gejala (OTG).

Tempat ini juga bisa dimanfaatkan warga yang tidak dapat melakukan isoman di rumah karena berbagai pertimbangan.

Hanung menjelaskan, beberap hal yang membuat sebuah rumah tak memenuhi syarat isoman yakni tidak adanya ruang kamar yang memadai, serta ada bayi maupun ibu hamil di rumah pasien.

Hanung menyebut, fasilitas yang disediakan di isolasi terpusat SMP Negeri 3 adalah standar perawatan isoman.

Di antaranya, kamar, ranjang, kamar mandi luar, peralatan rumah tangga, dan peralatan rumah tangga untuk dapur umum.

Selain itu, disediakan pula alat pengaman diri (APD) bagi tamu yang hendak masuk menjenguk.

Tenaga medis seperti dokter dan perawat juga siaga 24 jam untuk memantau kondisi pasien.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved