Breaking News:

Berita Jateng

Apresiasi, PKB Jateng Beri Tali Asih ke Petugas Pemulasara Jenazah Pasien Covid di 35 Kabupaten/Kota

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menyerahkan tali asih kepada petugas pemulasaran jenazah Covid-19 di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok DPW PKB Jateng
Tim Peduli Covid PKB Jateng menyerahkan tali asih kepada petugas pemulasaran jenazah, di Kota Semarang, Sabtu (17/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menyerahkan tali asih kepada petugas pemulasaran jenazah Covid-19 di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Pemberian tali asih ini merupakan bagian dari kepedulian PKB kepada masyarakat yang turut serta terlibat dalam penanganan pandemi ini.

Kegiatan ini sekaligus menjalankan instruksi Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami), sebagai rangkaian Harlah ke-23 PKB.

Ketua Panitia Harlah M Nur Khabsyin mengatakan, Harlah PKB tahun ini mengusung tema "PKB Bersyukur".

Baca juga: Silpa Bebas Kendal Tembus Rp 57 Miliar, Dewan Minta Ada Alokasi bagi Tenaga Pemulasara Jenazah Covid

Baca juga: Petugas Pemulasara Jenazah RSUP Kariadi Semarang Kewalahan, Sehari Bisa Rawat 25 Jenazah Covid

Baca juga: Pemkab Wonogiri Tanggung Biaya Pemulasaran Jenazah Covid-19, Rp 2 Juta Per Orang

Baca juga: Satu Kali Dapat Rp 250 Ribu di Karanganyar, Insentif Petugas Pemulasaran Jenazah Sedang Diproses

Rangkaian yang dijalankan adalah melakukan berbagai kegiatan yang bisa membantu masyarakat.

"Karena pandemi ini efeknya tidak hanya kesehatan, ekonomi, sosial masyarakat juga terkena dampak. Karena itu, PKB terus berupaya hadir untuk mendampingi dan membantu masyarakat," katanya dalam keterangan persnya, Minggu (18/7/2021).

Petugas pemulasaran jenazah, menurut Khabsyin, menjadi salah satu elemen yang sangat penting di masa pandemi ini.

Sebab, mereka turut memberikan penanganan kepada masyarakat yang meninggal hingga dimakamkan.

"Risiko para petugas ini juga sangat besar. Karena itu, kami juga ingin berbagi sesuatu yang kami harapkan bisa memberikan manfaat bagi mereka," ujarnya.

Habsin yang juga anggota DPRD Provinsi Jateng ini menjelaskan, meskipun dilaksanakan serentak di wilayah Jawa Tengah tetapi jumlahnya pasti terbatas.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di DPD Golkar, Bupati Cilacap Ingatkan Warga Pentingnya Vaksinasi Covid dan Prokes

Baca juga: Dulu Sangat Populer dan Susah Dicari. Sekarang, Begini Nasib Janda Bolong di Tegal

Baca juga: KABAR DUKA, Anggota DPRD Kota Semarang Wiwin Subiyono Tutup Usia saat Jalani Perawatan Covid

Baca juga: Alhamdulillah, Tunggakan Insentif Tahun 2020 untuk Nakes Kudus Sudah Dibayar. Capai Rp 9,3 Miliar

Fraksi PKB berharap, pemerintah melanjutkan pemberian tali asih itu kepada tenaga pemulasaran jenazah.

Ketua DPC PKB Kota Semarang M Mahsun menambahkan, perjuangan para petugas pemulasaraan jenazah harus dihargai. Mereka dinilai bekerja dengan penuh risiko.

Dia meminta kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi saat ini.

"Itulah salah satu cara kita menghargai perjuangan para petugas, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved