Berita Jawa Tengah

Warga Kudus Diminta Patuhi Kebijakan Kemenag, Salat Iduladha Tahun Ini di Rumah Saja

Peniadaan ibadah sementara berdasarkan keputusan Kemenag mencakup semua tempat ibadah. Seperti masjid, musala, gereja, pura, wihara, hingga klenteng.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Bupati Kudus Hartopo saat ditemui wartawan di Kudus, Jumat (16/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Kudus'>Pemkab  Kudus meniadakan salat Iduladha 1442 Hijriah yang jatuh pada Selasa (20/7/2021).

Keputusan itu keluar berlandaskan Surat Edaran Kementerian Agama ( Kemenag) Nomor 17 Tahun 2021.

Peniadaan salat Iduladha bertujuan mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Menurut Bupati Kudus HM Hartopo, peniadaan ibadah sementara berdasarkan keputusan Kemenag mencakup seluruh tempat ibadah.

Baca juga: Optik Citra Jalan Pemuda Kudus Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik di Lantai Dua

Baca juga: Teror Lempar Tinja Lagi Marak di Kudus, Korban Mayoritas Perempuan, Pelaku Lelaki Berbadan Lurus

Baca juga: Bupati Kudus Hartopo Izinkan Panitia Kurban Menyembelih‎ di Luar RPH, Ini Syaratnya

Baca juga: Penjualan Sepi, Pedagang Pasar Kliwon Kudus Tuntut Pembebasan Retribusi dan Sewa Kios selama PPKM

Seperti masjid, musala, gereja, pura, wihara, klenteng, serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah.

Baik itu yang dikelola masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan.

Untuk sementara ibadah dilakukan di rumah masing-masing.

"Kami ambil kebijakan ini atas dasar Surat Edaran Kemenag."

"Jadi, ini bukan Kudus'>Pemkab  Kudus yang buat aturan."

"Tapi, kami ikuti petunjuk Kemenag."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved