Breaking News:

Berita Semarang Hari Ini

Lalat di Pintu Jadi Petunjuk Temukan Jasad Pak Mul, Meninggal di Rumah Candisari Semarang

Korban ditemukan dengan posisi telentang mengenakan pakaian jaket biru dan kaus abu-abu dengan celana kolor warna biru.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
POLRESTABES SEMARANG
Proses evakuasi jasad Moelyanto (65) atau Pak Mul yang ditemukan tewas di ruang tamu rumahnya di Jangli Tlawah, Jatingaleh , Candisari , Kota Semarang, Sabtu (17/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Moelyanto (65) atau Pak Mul ditemukan tewas di ruang tamu rumahnya di Jangli Tlawah,  Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Sabtu (17/7/2021) sekira pukul 08.00.

Korban ditemukan dengan posisi telentang mengenakan pakaian jaket biru dan kaus abu-abu dengan celana kolor warna biru.

Bagian tubuh korban sudah tampak membusuk terutama di bagian wajah.

Korban ditemukan pertama kali oleh para pekerja proyek yang sedang menggarap renovasi rumah di depan rumah korban.

Para pekerja curiga ada banyak lalat hijau di pintu rumah korban.

Baca juga: Acara Hajatan Dibubarkan Paksa di Bringin Semarang, Sudah Diperingatkan Malah Tetap Digelar

Baca juga: Harga Bunga Tabur di Bergota Capai Rp 400 Ribu, Imbas Penutupan Sementara Pasar Bandungan Semarang

Baca juga: Perpanjangan PPKM Darurat Makin Santer, Walkot Semarang: Kami Tidak Ingin Berandai-andai

Baca juga: Dengar Curhatan Siswi SD Marsudirini Semarang, Ganjar Bergegas Perintahkan Staf Kirim Beras

“Ya kami curiga karena ada banyak lalat beterbangan di depan rumah korban,” ujar saksi Bambang Senggoto (55), kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (17/7/2021).

Dia menuturkan, kecurigaannya bertambah lantaran sudah dua hari korban tak keluar rumah.

Biasanya tiap pagi korban rajin membersihkan teras rumah namun dua hari terakhir hal itu tak dilakukan korban.

“Karena curiga saya kabari warga sekitar lalu kami sama-sama mendobrak pintu rumah korban,”  terangnya.

Selepas pintu didobrak bau busuk menusuk hidung para warga. 

Mereka sudah melihat korban meninggal dunia. 

Mereka lantas melaporkan hal itu ke pihak kepolisian. 

Informasi yang dihimpun Tribunbanyumas.com, Pak Mul memang hidup sebatang kara dan jarang berinteraksi dengan warga.

Korban semasa muda bekerja sebagai satpam.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polrestabes Semarang dapat disimpulkan tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Banyak pula ditemukan obat-obatan di rumah korban seperti batuk, maag, diare dan lainnya. 

Pihak Polsek Candisari juga sudah berada di lokasi kejadian.

Korban dibawa ke mobil jenazah Pemkot Kota Semarang ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk pemeriksaan lanjutan. (*)

Baca juga: Begini Cerita Pasutri Tinggal di Hutan Desa Sigaluh Banjarnegara, Alasannya Kurangi Pikiran Negatif

Baca juga: Warga Kutasari Purbalingga Ditemukan Tewas di Sumur, Diduga Tercebur saat Serangan Epilepsi Kambuh

Baca juga: Cinta Ditolak Kekerasan Dilakukan, Pelaku Setubuhi Paksa Gadis Bawah Umur di Purwokerto

Baca juga: Wanita Asal Kalibagor Banyumas Ini Dipolisikan, Uang Rp 123 Juta Milik Perusahaan Tak Disetorkan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved