Breaking News:

Penanganan Corona

Apotek Kehabisan Obat Antibiotik, DKK Salatiga: Karena Ada Aksi Borong

Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraidah mengatakan, dalam sidak diketahui sejumlah apotek kehabisan obat terutama jenis antibiotik.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah berdialog dengan petugas Apotek Vitra Kota Salatiga terkait PPKM Darurat, Rabu (14/7/2021). 

Hasil Sidak Perusahaan

Terpisah, Wali Kota Salatiga Yuliyanto dalam sidak yang dilakukan ke sejumlah perusahaan seperti PT Formula Trik dan PT Chaeron Phokphan tidak ditemukan pelanggaran. 

Yuliyanto mengungkapkan, rata-rata perusahaan kategori esensial untuk produk ekspor dan bahan makanan masih mempekerjakan pekerja 100 persen. 

"Kemudian 25 persen pekerja masuk kantor sisanya work from home (WFH)."

"Jadi tidak ada pelanggaran berarti."

"Ini kami juga nanti rencana menggalang lewat dana Corporate Social Responcibilty (CSR) untuk bantuan makanan warga isoman," ujarnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Penjualan Sepi, Pedagang Pasar Kliwon Kudus Tuntut Pembebasan Retribusi dan Sewa Kios selama PPKM

Baca juga: Mulai Akhir Bulan Ini, Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bisa Tambah Seribu Pelanggan Baru

Baca juga: Menatap Liga 1 2021, PSIS Semarang Tetap Gandeng Riors, Begini Pernyataan Resmi Junianto

Baca juga: Semua Exit Tol di Jateng Bakal Ditutup, Tanggapan Ganjar: Dukung Tapi Tolong Diperhitungkan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved