Breaking News:

Berita Kriminal

Gudang Obat di Kalideres Disegel, Timbun 730 Boks Azithromycin. Polisi: Bisa untuk 3000 Pasien Covid

Polisi mengungkap dugaan penimbunan obat untuk kebutuhan pengobatan pasien Covid-19, Jumat (9/7/2021).

Editor: rika irawati
ntmcpolri.info
Ilustrasi garis polisi (police line). 

Kini, ratusan boks obat yang ditimbun diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.

Kendati begitu, Ady menyatakan, akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar nantinya obat-obatan tersebut dapat digunakan masyarakat.

"Kami akan berkoordinasi dengan criminal justice system supaya bagaimana obat ini juga menjadi termanfaatkan kepada masyarakat. Karena masyarakat memerlukan obat ini," ujar Ady.

Dugaan penimbunan juga diperoleh dari keterangan seorang karyawan. Kepada petugas, kata Ady, apoteker di PT ASA mengaku mendapat instruksi dari pemilik agar tak menjual lebih dulu azithromycine.

"Salah satu apoteker menjelaskan, ada percakapan dengan pemilik PT ASA untuk tidak menjual dulu azithromycin. Jadi, ada indikasi untuk ditimbun," kata Ady.

Baca juga: Mulai Pukul 18.00 WIB, PJU dari Taman Unyil Kabupaten Semarang sampai Arah Tengaran Dipadamkan

Baca juga: Begini Detik-detik Kecelakaan Bus Sudiro Tungga Jaya di Tol Pemalang Menurut Penumpang Selamat

Baca juga: Ditangkap, 2 Pembegal Polisi di Dersalam Kudus Masih Berumur Belasan Tahun

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 13 Juli 2021: Rp 983.000 Per Gram

Salah seorang pelanggan PT ASA juga mengeluhkan hal yang sama.

"Salah satu customer yang menanyakan obat tersebut sudah ada atau belum tapi dijawab belum ada. Jadi, obat itu sebetulnya sudah ada tapi disampaikan bahwa belum ada," jelas Ady.

Bahkan, saat pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menanyakan stok azithromycin, pihak perusahaan menyatakan tidak memiliki stok obat tersebut.

Jual obat dua kali harga eceran

Tak hanya menimbun, Ady mengungkapkan, PT ASA juga sempat menjual azithromycin di atas harga eceran tertinggi (HET).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved