Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Ini Alasan Eka Bikin Buku 'Aja Magiz' di Pagentan Banjarnegara, Banyaknya Berat Badan Bayi Rendah

Kabar baiknya, inovasi Aja Magiz milik Eka Sulistiyah, Nutrisionis Pelaksana Puskesmas Pagentan 2 ini menuai apresiasi.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANJARNEGARA
Video conference di Ruang Rapat Wakil Bupati Banjarnegara pada Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kasus bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dari ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) menjadi masalah kesehatan serius di berbagai daerah.

Tidak terkecuali di Kabupaten Banjarnegara

Ini pula yang menjadi keprihatinan Eka Sulistiyah, Nutrisionis Pelaksana Puskesmas Pagentan 2.

Hingga ia tergerak untuk membantu menurunkan kasus itu di wilayahnya. 

Baca juga: Bisa Tiru Cara Petani Banjarnegara Ini, Ruswanto Usir Tikus Gunakan Ular dari Pelepah Daun Pisang

Baca juga: Hati-hati! Diduga Penipu Mengaku sebagai Bupati Banjarnegara Galang Donasi

Baca juga: Alhamdulillah, Kudus Kini Tak Lagi Berzona Merah, Ganjar: Banjarnegara Justru Lagi Meningkat

Baca juga: Cerita Sedih Pemandu Wisata di Dieng Banjarnegara, Banyak Nganggur Karena Banyak Wisatawan Cancel

Dia ingin membantu para ibu hamil agar kebutuhan gizinya tercukupi dan mencegah terjadinya kasus bayi BBLR dan ibu hamil KEK. 

Dia lantas membuat terobosan di dunia kesehatan dengan mencetuskan program Aja Magiz (Aksi Jitu Atasi Masalah Gizi). 

Terobosan barunya itu diaplikasikan melalui buku pemantauan Aja Magiz untuk memantau asupan makanan harian.

Buku itu juga memberikan edukasi gizi kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan status gizi bagi ibu hamil.

"Pada 2018 terdapat 23 bayi BBLR."

"Ada 9 bayi BBLR dari jumlah total tersebut lahir dari ibu yang KEK," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (7/7/2021). 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved