Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Bisa Tiru Cara Petani Banjarnegara Ini, Ruswanto Usir Tikus Gunakan Ular dari Pelepah Daun Pisang

Ruswanto melihat petani itu mengusir hama tikus dengan cara menancapkan pelepah daun pohon kelapa kering di sawah. Kemudian dia tiru.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Hama tikus menjadi ancaman serius bagi petani di Kabupaten Banjarnegara.

Berbagai cara dilakukan petani untuk membasmi hama itu, namun hama itu sulit dikendalikan.

Serangan hama tikus membuat petani merugi karena hasil panen berkurang. 

Sepanjang jalan irigasi Desa Kutayasa, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, hamparan sawah hijau terlihat subur dan menyenangkan. 

Tapi siapa sangka, di balik subur tanaman itu, ada air mata petani yang belum tuntas.  

Baca juga: Alhamdulillah, Kudus Kini Tak Lagi Berzona Merah, Ganjar: Banjarnegara Justru Lagi Meningkat

Baca juga: Hati-hati! Diduga Penipu Mengaku sebagai Bupati Banjarnegara Galang Donasi

Baca juga: Cerita Sedih Pemandu Wisata di Dieng Banjarnegara, Banyak Nganggur Karena Banyak Wisatawan Cancel

Baca juga: Cerita Pedagang Nasi Goreng di Banjarnegara, Disebut Enak Tidaknya Berjualan di Masa PPKM Darurat

Mereka yang susah payah menanam dan merawat padi, namun justru kawanan tikuslah yang menikmati.

Petani hanya bisa memanen padi sisa dimakan tikus sehingga hasilnya kurang. 

Bahkan, tak jarang petani gagal panen karena telah habis dimakan tikus.  

"Ada yang dua musim tanam tidak panen," kata Ruswanto, petani di Desa Kutayasa, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara itu kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (6/7/2021). 

Ruswanto berucap, pernah hanya panen 2 karung dari sepetak lahannya seluas sekira 50 ubin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved