Breaking News:

Berita Salatiga

Batalkan Resepsi akibat PPKM Mikro, Pasangan di Salatiga Ini Bagikan Bingkisan Pernikahan ke Warga

Lonjakan kasus Covid-19 membuat pasangan pengantin, Yves Christio Dyarenggasto (28) dan Primadinar Sekar Ratri (26) batal menggelar resepsi.

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/Istimewa
Pasangan pengantin asal Salatiga, Yves Christio Dyarenggasto dan Primadinar Sekar Ratri, membagikan bingkisan kepada pengguna jalan setelah batal menggelar resepsi, Minggu (27/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Salatiga membuat pasangan pengantin, Yves Christio Dyarenggasto (28) dan Primadinar Sekar Ratri (26) batal menggelar resepsi.

Aturan pembatasan tamu membuat keduanya harus membatalkan di H-2 resepsi pernikahan.

Padahal, persiapan yang dilakukan telah mencapai 100 persen. Mereka pun harus mengubah rencana.

Tyo mengungkapkan, mendapat pemberitahuan larangan menggelar acara resepsi pada Jumat (25/6/2021).

"Padahal, kami berencana menikah pada Minggu (27/6/2021). Jelas kami panik dan menyusun ulang semua acara," jelasnya saat ditemui, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: IAIN Salatiga Tutup 3 Hari, Puluhan Dosen di Kampus Terpapar Covid-19

Baca juga: Rumah Sakit di Ambarawa dan Salatiga Mulai Kewalahan Terima Pasien Covid dan Kesulitan Dapat Oksigen

Baca juga: Yosep dan Jeany Jadi Duta GenRe 2021, Berikut Tugas Kedua Mahasiswa UKSW Salatiga Ini

Baca juga: Bioplastik Pakai Limbah Sisik Gurame dan Kulit Singkong, Mahasiswa UKSW Salatiga Ini Juarai BIOSPEC

Awalnya, pada Rabu (16/6/2021), mereka mengetahui ada Surat Edaran mengenai PPKM.

"Tapi, itu masih ada kelonggaran meski terbatas. Karena ada aturan itu, kami memindah venue acara, dari gedung ke Grand Wahid Hotel. Harapan kami bisa memenuhi aturan," kata Tyo.

Kemudian, setelah memindahkan lokasi tersebut, terbit SE PPKM Mikro terbaru saat ada lonjakan kasus Covid-19 di Salatiga.

"Aturan baru ini lebih ketat. Yakni larangan untuk mengadakan resepsi. Padahal, saat itu, undangan juga sudah tersebar. Kami juga sudah melunasi dan memberesi kewajiban kepada vendor," ungkapnya.

Informasi adanya larangan tersebut diketahui pada Jumat (25/6/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved