Breaking News:

Berita Banjarnegara

Bantah Data Provinsi, Bupati Banjarnegara Klaim Wilayahnya Masuk Zona Hijau Kuning Penularan Covid

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono membantah daerah yang dipimpinnya masuk zona merah penularan Covid-19.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menggelar juma pers, membantah pernyataan Gubernur Jawa Tengah soal status zona penyebaran Covid-19, di ruang rapat Bupati, Selasa (29/6/2021). Budhi menegaskan, Banjarnegara tidak berstatus zona merah tetapi hijau dan kuning. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono membantah daerah yang dipimpinnya masuk zona merah penularan Covid-19.

Pernyataan ini disampaikan Budhi setelah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap 25 kabupaten/kota di Jawa Tengah masuk zona merah penularan Covid-19, termasuk Banjarnegara.

Ganjar pun meminta agar RT yang masuk zona merah melakukan lockdown.

Ganjar juga meminta seluruh kegiatan yang mengundang keramaian ditiadakan. Jika masyarakat masih nekat (mengadakan kegiatan), ia meminta satgas membubarkan.

Baca juga: 7 Poin Instruksi Gubernur Terkait Penanganan Covid di Jateng: RT Berstatus Zona Merah Harus Lockdown

Baca juga: Bupati Banjarnegara Mengaku Ketemu Sales agar Pasien Covid Mau Menginap di RS, Begini Reaksi IDI

Baca juga: Vaksinasi Massal di Banjarnegara Diikuti 4.000 Orang, Ini Kata Kepala Dinkes

Baca juga: Warganet Dukung Bupati Banjarnegara Nyalon Presiden, Minimal Jadi Gubernur Jateng

Namun, Budhi mengatakan, hingga Selasa (29/6/2021), Bajarnegara masih masuk zona hijau dan kuning.

"Banjarnegara masih masuk zona hijau dan kuning," katanya dalam konferensi pers, Selasa.

Ia mengatakan, hanya ada satu RT di Kabupaten Banjarnegara yang masuk zona oranye.

Satu kampung itu pun, kata dia, berada dalam pengawasan ketat Dinas Kesehatan Banjarnegara.

Selain pengawasan yang sangat ketat, pihaknya melaksanakan pelayanan yang baik terhadap masyarakat di kampung tersebut.

Terkait kegiatan masyarakat, Budhi tak berubah sikap. Ia tetap mengacu pada aturan PPKM Mikro yang dikeluarkan Mendagri.

Dalam edaran Mendagri dinyatakan, kegiatan masyarakat boleh digelar dengan pembatasan.

Hal inilah yang menjadi dasar Budhi untuk tetap mengizinkan warganya menggelar kegiatan massa.

Karenanya, ia bereaksi keras ketika ada pihak-pihak yang mencoba menghalangi atau membubarkan kegiatan warga. (*)

Baca juga: Hasil EURO 2020: Jalan Inggris Menyongsong Final Kian Terbuka, Kalahkan Jerman 2-0 di 16 Besar

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 30 Juni 2021: Rp 973.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Rabu 30 Juni 2021: Siang hingga Malam Diperkirakan Turun Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Rabu 30 Juni 2021: Hujan Diperkirakan Mengguyur, Siang hingga Malam

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved