Breaking News:

Penanganan Corona

4 Hari Dibuka, RS Darurat Covid di Hotel Rosenda Baturraden Langsung Layani 12 Pasien

Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kabupaten Banyumas yang berada di Hotel Rosenda Baturraden, dibuka dan mulai melayani sejumlah pasien, Jumat (25/6/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Suasana halaman depan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Banyumas di Hotel Rosenda Baturraden, Jumat (25/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kabupaten Banyumas yang berada di Hotel Rosenda, Baturraden, dibuka dan mulai melayani sejumlah pasien, Jumat (25/6/2021).

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, sampai Senin (28/6/2021), sudah ada 12 orang pasien yang mengisi tempat tidur yang disediakan.

Untuk kapasitas rumah sakit sendiri, saat ini, pemkab bekerja sama dengan RSUD Banyumas masih terus melengkapi sarana dan prasarana.

Termasuk, penambahan kamar tempat tidur agar layak dan siap menerima pasien lain.

"Saat ini, sudah tersedia 30 tempat tidur. Ini masih ada penghuni karantina, sambil nunggu kosong atau dipindah. Kami akan maksimalkan sampai 330 tempat tidur," ujar Husein saat ditemui di Purwokerto, Banyumas, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Disiapkan Jadi RS Darurat, Hotel Rosenda Baturraden Banyumas Hanya Layani Pasien Bergejala Ringan

Baca juga: Kamar Pasien Covid-19 di Cuma Tersisa 7 Persen, RSDC di Baturraden Banyumas Diaktifkan Hari Ini

Baca juga: Layanan Kesehatan di Puskesmas Purwokerto Timur I di Banyumas Dialihkan, 32 Pegawainya Positif Covid

Baca juga: 52 Persen Guru di Banyumas Berstatus Honorer, PGRI Banyumas Janji Kawal agar Bisa Diangkat Jadi PPPK

Hotel Rosenda Baturraden disulap menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 sebagai antisipasi mulai penuhnya tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit.

Hingga Senin, keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit, mencapai 86,5 persen.

Dalam beberapa hari ke depan, Pemkab Banyumas akan terus menambah kapasitas.

Terkait fasilitas, Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Hotel Rosenda memiliki dokter spesialis paru dan empat dokter lain yang merupakan gabungan dari RSUD Banyumas dan RSUD Ajibarang.

Sementara itu, untuk perawat, saat ini, baru ada 12 orang. Namun, Husein menjanjikan, jumlah tenaga kesehatan itu akan ditambah lagi.

Rumah Sakit Darurat ini digunakan untuk pasien kondisi ringan sampai sedang.

Oleh karenanya, kapasitas tempat tidur akan terus ditambah, semisal di RSUD Margono, saat ini sudah ditambah 56 tempat tidur, RSUD Banyumas juga ditambah lagi 19 tempat tidur.

Baca juga: Gedung 2 MBS 1 Cilacap Mulai Dibangun, Bupati: Persiapkan Generasi Sukses

Baca juga: Peserta Didik Baru di Kudus Mulai Daftar Ulang, Irawati Berharap Anaknya Bisa Belajar di Sekolah

Baca juga: Jalani Operasi Telinga di RUSD Kartini, Begini Kondisi Terbaru Kiper Persijap Jepara Harlan Suardi

Baca juga: Diterjang Hujan Angin, Atap SD dan TK Jatisuko di Jatipuro Karanganyar Rusak

Bupati mengatakan, jika terus ditambah maka bed occupancy rate (BOR) di Banyumas, setidaknya bisa mencapai 75 persen.

Dikatakannya, satu di antara naiknya angka BOR Covid-19 di Banyumas adalah sebagian pasien berasal dari luar Banyumas.

Secara rinci, pasien Covid di Banyumas asal Cilacap sebanyak 87 orang, Banjarnegara 6 orang, Purbalingga 30 orang, dan daerah lain 60 orang. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved