Breaking News:

Berita Banyumas Hari Ini

BNNK Banyumas Bikin Film Pendek, Sudah Bisa Ditonton di Youtube, Judulnya Kulika di Balik Kandang

War on Drugs adalah bentuk kampanye dan perlawanan terhadap narkoba yang saat ini terus digaungkan, salah satunya melalui media sosial (medsos). 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
BNNK BANYUMAS
Behind The Scene pembuatan film pendek 'Kulika di Balik Kandang', BNNK Banyumas yang dibuat pada awal Juni 2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - BNNK Banyumas membuat film pendek sebagai bentuk media menyampaikan pesan melawan narkoba

War on Drugs adalah bentuk kampanye dan perlawanan terhadap narkoba yang saat ini terus digaungkan, salah satunya melalui media sosial (medsos). 

War on Drugs juga bagian dari Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). 

Melalui media sosial dan pembuatan film diharapkan masyarakat akan lebih dapat memahami pesan-pesan dari P4GN tersebut. 

Baca juga: 20 Warga Unsoed Purwokerto Positif Covid, Mayoritas Tertular dari Lingkungan Keluarga

Baca juga: Mulai Besok Kamis Penutupan Tujuh Ruas Jalan di Purwokerto, Berikut Daftarnya

Baca juga: Bioskop di Purwokerto Banyumas Harus Tutup Lagi, Berlaku Mulai Tanggal 24 Juni

Baca juga: 100 Pedagang di Pasar Wage Purwokerto Banyumas Divaksin Covid, Prioritas untuk Umur 50 Tahun ke Atas

"Film ini sifatnya entertainment, sehingga sekaligus media menyampaikan anti narkoba." 

"Idenya adalah menggali melalui video pendek," ujar Kepala BNNK Banyumas, Agus Untoro kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (24/6/2021). 

Film pendek BNNK Banyumas bertajuk "Kulika di Balik Kandang" ini sudah ditonton 6.6 ribu kali dan masuk ke dalam 30 besar kompetisi film pendek BNN pusat. 

Link Film pendek BNNK Banyumas https://youtu.be/dIQx7pXXAFw telah tayang di Channel Youtube Humasnewsbnn

Pesertanya ada 200 tim yang berasal dari 200 BNNK dan BNNP di Indonesia. 

"Jadi ada 173 BNNK dan 34 BNNP yang kirim."

"Saat ini total ada 325 video, Alhamdulillah kami masuk 30 besar," imbuhnya.

Ada 20 lebih pegawai BNNK Banyumas yang terlibat sebagai pemain dan kru dalam pembuatan film. 

Temanya terinspirasi dari ungkap kasus di Banyumas yaitu ternak burung murai jadi modus pencucian uang bandar narkoba.

"Masih menunggu hasil, penilaian dari sisi cinematography, sutradara terbaik, favoritnya, dan sebagainya melalui penilaian netizen," ungkapnya. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Warga Kendal yang Terpapar Harus Jalani Isolasi Terpusat, Pemdes Sediakan Tempat Khususnya

Baca juga: Pelabuhan Kendal Ditutup Selama Seminggu, Berlaku Hingga 28 Juni 2021

Baca juga: Sehari Bisa 20 Liang Lahat Disiapkan di TPU Jatisari, Angka Kematian Meningkat di Semarang

Baca juga: Begal Payudara Kembali Teror Semarang, Dua Perempuan Jadi Korban, Ciri Pelaku Masih Sama

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved