Breaking News:

Penanganan Corona

Kapasitas Tempat Tidur Covid Tinggal 29%, Pemkab Banyumas Siapkan Hotel Rosenda sebagai RS Darurat

Pemkab Banyumas menyiapkan Hotel Rosenda di Baturraden sebagai rumah sakit darurat Covid-19.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui seusai acara launching Galeri Niaga Banyumas di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Dinperindag, Selasa (22/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menyiapkan Hotel Rosenda di Baturraden sebagai rumah sakit darurat Covid-19. Langkah ini disiapkan sebagai santisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Rencana itu menjadi bagian dari penyediaan 1.000 tempat tidur bagi pasien Covid-19.

"Hotel Rosenda kuotanya 331 tempat tidur baru," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein seusai peluncuran Galeri Niaga Banyumas di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banyumas, Selasa (22/6/2021).

"Disiapkan karena kondisi di Banyumas, tren (kasus Covid-19) dalam satu pekan ini terus naik membuat BOR (keterisian tempat tidur) di rumah sakit rujukan ikut naik," imbuh Husein.

Baca juga: Kandang Ayam Dua Lantai di Kembaran Banyumas Terbakar, Polisi Masih Selidiki Asal Api

Baca juga: 100 Pedagang di Pasar Wage Purwokerto Banyumas Divaksin Covid, Prioritas untuk Umur 50 Tahun ke Atas

Baca juga: 14 Nakes RS Elisabeth Purwokerto Positif Covid-19, Layanan IGD Ditutup Hingga 24 Juni 2021

Baca juga: Kecelakaan Karambol di Sokaraja Banyumas, Libatkan Empat Mobil, Begini Kronologinya

Menurut Husein, saat ini, keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit di Banyumas mencapai 71 persen.

Dari 71 persen itu, 65 persen di antaranya diisi pasien Covid-19 dari Banyumas. Sisanya pasien dari luar Banyumas.

"Kalau hanya menerima dari Banyumas, masih aman. Tapi, kami juga kan terima pasien dari luar," ungkapnya.

Sementara, hingga Selasa siang, Pemkab Banyumas masih berusaha menambah kapasitas tempat tidur lewat cara mencari tempat yang kira-kira cocok digunakan sebagai tempat perawatan.

Terkait kapasitas tenaga kesehatan, Bupati memastikan bahwa kondisinya masih aman.

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi, Alami Hipotermia dalam Perjalanan Turun ke Pos Cemoro Kandang

Baca juga: Antrean Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Solo Tembus 129 Orang, Melonjak Sepekan Terakhir

Baca juga: Jual Psikotropika, Dua Pemuda asal Purbalingga Dibekuk Polisi. Terancam Hukuman Maksimal 10 Tahun

Baca juga: KABAR DUKA: Vocalis Steven & Coconut Treez Tutup Usia, Sempat Dirawat 4 Hari di RS Akibat Covid

Karena, tenaga kesehatan juga akan di didukung sejumlah relawan dari beberapa universitas di Banyumas, di antaranya Unsoed, UMP, dan Stikes.

Ditanya soal varian Delta di Banyumas, Husein mengatakan, belum ada, dari hasil uji laboratorium.

Namun, melihat lonjakan kasus di lapangan, Husein khawatir, varian Delta sudah masuk ke Banyumas. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved