Berita Banyumas

1161 Pendonor Terima Penghargaan dari PMI Banyumas, Sabar: Saya akan Berdonor sampai Tak Bisa Lagi

Dalam rangka memperingati Hari Donor Sedunia, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas menyerahkan penghargaan kepada 1.161 pendonor.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Sabar Jatmiko (kanan), pendonor yang sudah mendonorkan darahnya melalui PMI Banyumas lebih dari 75 kali, menerima penghargaan secara simbolik dari PMI, yang diserahkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Banyumas Didi Rudwianto, di Pendopo Wabup Banyumas, Sabtu (19/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dalam rangka memperingati Hari Donor Sedunia, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas menyerahkan penghargaan kepada 1.161 pendonor.

Para pendonor yang menerima penghargaan dari PMI adalah mereka yang sudah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali, 50 kali, dan 75 kali.

Penghargaan tersebut diberikan secara simbolis oleh Bupati Banyumas Achmad Husein yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Banyumas Didi Rudwianto, di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Sabtu (19/6/2021).

Ketua PMI Kabupaten Banyumas Sadewo Tri Lastiono, dalam laporannya yang disampaikan Wakil Ketua I Dibyo Yuwono, mengatakan, data tahun 2020, pendonor yang sudah mendonorkan darahnya melalui PMI Banyumas sebanyak 25 kali ada 889 orang.

Sementara, pendonor 50 kali ada 194 orang, dan pendonor 75 kali sebanyak 78 orang.

Baca juga: TP PKK Banyumas Dorong Pekarangan Pangan Lestari di 2 Desa, Bantu Cegah Stunting

Baca juga: Sebagian Pegawai PN Purwokerto Akan Jalani WFH setelah 4 ASN Terkonfirmasi Positif Covid

Baca juga: 14 Nakes RS Elisabeth Purwokerto Positif Covid-19, Layanan IGD Ditutup Hingga 24 Juni 2021

Baca juga: Tiga Penjual Togel di Banyumas Ditangkap, Dilaporkan Warga ke Polisi karena Meresahkan

Jumlah pen donor darah tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Menurut dia, PMI, melalui Unit Donor Darah (UDD), selalu berupaya memenuhi kebutuhan darah masyarakat, baik kuantitas maupun kualitas.

Secara kuantitas, produksi darah selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, menyesuaikan permintaan masyarakat.

Ia menambahkan, PMI Kabupaten Banyumas dapat memenuhi kebutuhan darah untuk 3-5 hari.

Dalam perannya pada penanganan Covid-19, UDD PMI Banyumas merupakan satu dari tiga UDD di Jawa Tengah yang bisa menyediakan plasma konvalesen.

"UDD PMI Banyumas telah memproduksi 1.374 plasma konvalesen (PK) yang dibutuhkan 1.161 pasien Covid-19. Pencapaian itu berkat dukungan Bupati Banyumas dan lintas sektor," ujarnya kepada dalam rilis, Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Pemkab Semarang Gelar Vaksinasi Covid Gratis di GOR Pandanaran Wuji, Tersedia 3.500 Dosis

Baca juga: SD di 4 Desa di Pati Jadi Tempat Karantina Terpusat, Tangani Karyawan Positif Covid PT Dua Kelinci

Baca juga: Satresnarkoba Polres Purbalingga Razia Tempat Karaoke, Lakukan Tes Urine ke Pengunjung

Baca juga: Setelah Bupati, Kini Wakil Bupati Tegal Positif Covid-19. Jalani Perawatan di RSUD dr Soeselo Slawi

Sadewo menambahkan, kebutuhan darah plasma konvalesen sedang mengalami kenaikan. Terutama, pasca-Lebaran.

Saat ini, ada 55 pasien dengan kebutuhan 102 kantong yang masih menunggu antrean untuk mendapatkan plasma darah di PMI Banyumas. Kebutuhan darah tersebut sebagian besar dari luar Banyumas.

Ketua PMI Banyumas mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan guna merekrut donor plasma. Yaitu, berkoordinasi dengan beberapa instansi kepolisian, BUMN, ponpes, perguruan tinggi, dan RS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved