Breaking News:

Penanganan Corona

Salatiga Zona Merah Covid-19, Berikut Aturan Pemerintah Kaitan Protokol Kesehatan

Terkait perubahan status dari oranye menjadi merah tersebut Satgas Covid-19 Kota Salatiga mengambil langkah taktis dan cepat, seperti ini.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti. 

"Selanjutnya, operasional toko modern diizinkan buka sampai pukul 21.00."

"Operasi yustisi dan mobil sosialisasi akan terus bergerak."

"Kami pantau rumah makan karena ada aturan hanya melayani take away atau pesan antar," katanya.

Tidak kalah penting pengawasan di area publik juga akan diperketat dan ditutup sementara waktu seperti Lapangan Pancasila Salatiga, sejumlah taman kota, dan wisata air Kalitaman. 

Kemudian, antisipasi munculnya klaster perkantoran sebanyak 50 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Salatiga dilakukan tes swab. 

"Nanti hasilnya (tes swab) itu bagaimana akan jadi landasan kebijakan berikutnya."

"Apakah harus sistem kerja WFH atau bagaimana."

"Tetapi yang jelas beberapa hari terakhir terjadi kenaikan kasus," ujarnya.

Terpisah, Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha merevisi Inbup Semarang Nomor 14 Tahun 2021 dimana sebelumnya mengizinkan akad nikah di rumah asalkan menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu karena terjadi lonjakan kasus Covid-19 diminta dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA). 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved