Breaking News:

Berita Video

Video Bocah Penderita Hidrosefalus di Banjarnegara Dikunjungi Dokter Tiap Pekan

Keluarga Dwi Aryanto (9), penderita hidrosefalus dari Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, bisa bernafas lega.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

Tak kalah penting, keluarga juga bisa bebas berkonsultasi langsung dengan dokter yang memeriksa.

Ati Manisem, ibu Dwi, mengatakan, anaknya lahir secara normal. Tetapi, saat memasuki usia dua bulan, kepala Dwi mulai membesar.

Ia sempat membawa anaknya ke rumah sakit untuk mendapat kesembuhan. Tetapi, kondisinya malah menurun hingga sekarang.

Perjuangan Ati lebih berat karena harus membesarkan Dwi dan saudara Dwi, seorang diri. Kondisi saudara Dwi juga tak kalah memprihatinkan.

Sementara, suami Ati, pergi entah kemana.

Ati pun berusaha menjadi ibu yang tegar. Ia tak putus asa terhadap kondisi yang menimpa keluarganya.

Ia terus berusaha mencari pengobatan untuk Dwi. Ati tetap mengusahakan perawatan dari rumah sakit.

Beberapa waktu lalu, Dwi bahkan sempat dirawat di rumah sakit 12 hari. Tetapi, kondisi Dwi malah melemah. Berat badannya juga turun.

"Makanya saya bawa pulang," katanya.

Dwi terkadang berkomunikasi lewat cara menangis, saat lapar. Ati biasa menyiapkan bubur, susu, dan buah yang sudah dilembutkan untuk putra kesayangannya itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved