Breaking News:

Berita Kriminal

Jual Pil Koplo, Empat Pemuda di Kebumen Ditangkap Polisi. Dapat Untung Rp 3 Juta Per Toples

Polres Kebumen menangkap empat pemuda diduga pengedar pil koplo jenis pil hexymer. Mereka membeli pil-pil tersebut secara daring.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati

Tersangka MR dan KA patungan membeli barang haram itu, masing-masing Rp 175 ribu.

Uang tersebut digunakan untuk membeli satu toples berisi 1000 butir pil hexymer.

Keuntungan yang didapat dari bisnis haram ini ternyata berlipat.

Untuk tiap toples pil hexymer, para tersangka memperoleh keuntungan Rp 3.150.000.

Mereka pun tak butuh waktu lama untuk menjual pil-pil tersebut.

"Kurang lebih, sepekan bisa habis (satu toples), Pak. Dijual kepada teman-teman," jelas tersangka KA.

Baca juga: Bupati Banyumas Izinkan PKL Alun-alun Purwokerto Tetap Berjualan, Ini Syaratnya

Baca juga: Begal Payudara Teror Warga Pedurungan Semarang, Aksinya Terekam Kamera CCTV

Baca juga: Warga Temukan Bayi di Hutan Pinus Karangreja Purbalingga, Meninggal setelah Sempat Dirawat Puskesmas

Baca juga: Lebih Mudah, Difabel Pencari SIM D di Polres Banjarnegara Difasilitasi Motor Roda 3

Untuk diketahui, pil hexymer merupakan obat dari golongan psikotropika golongan IV yang biasanya dipakai untuk pengobati penyakit parkinson.

Obat yang mengandung bahan kimia trihexyphenidyl hydrochloride itu merupakan obat pengurang ketegangan.

Peredaran Hexymer memerlukan resep dokter dan ditandai lambang plus merah.

Obat ini memberi efek samping, terutama jika dikonsumsi tanpa menggunakan resep dokter.

Efek samping tersebut di antaranya penglihatan kabur, pusing, mulut kering, dan gangguan saluran cerna. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved