Breaking News:

Berita Banyumas Hari Ini

Viral, Air PDAM Bercampur Lumpur Hitam di Sokaraja Banyumas, Warga Sebut Sudah Dua Tahun Ini

Bupati Banyumas memperingatkan PDAM agar dapat melakukan perbaikan jaringan air dalam jangka waktu 1 minggu, terutama pada proses oksidasi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat meninjau lokasi Perumahan Karen 2 Sokaraja, Banyumas dimana warganya mengeluhkan air PDAM yang kotor, Senin (31/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Video yang diunggah di Facebook oleh akun bernama Caskim Supyadi menunjukkan video dimana air PDAM begitu kotor, air bercampur lumpur. 

Video itu mendadak ramai di media sosial (medsos) karena setelah disaring menggunakan kain hasilnya kotor penuh dengan lumpur hitam.

Caskim Supyadi yang merupakan warga Perumahan Karen 2 Sokaraja, Kabupaten Banyumas membenarkan hal tersebut. 

Baca juga: Dibubarkan, Outbound Pegawai Pelabuhan Cilacap di Baturraden Banyumas, Sebelumnya Sudah Diingatkan

Baca juga: Muncul Dua Klaster Baru Pasca Lebaran di Banyumas, Lingkungan RT dan Pabrik

Baca juga: Kopi Sorga di Bawah Tangga Kantor Kecamatan Baturraden Banyumas, Budi Jadikan Tempat Terima Tamu

Baca juga: Tatto S Pamuji Sindir Kebijakan Bupati Banyumas: Warga Cilacap Tidak Usahlah Belanja di Purwokerto

"Ini tetangga yang mengambil video." 

"Tapi memang kondisi ini fakta, saya menyaring setiap hari dan hasilnya seperti ini," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (31/5/2021). 

Menurutnya, kondisi ini sudah dialaminya sejak dua tahun terakhir. 

Ada sekira 300 KK pelanggan PDAM yang mengalami hal sama dengan tingkat kekeruhan yang berbeda-beda.

Caskim menjelaskan, jika kotoran yang didapatkan saat menyaring air PDAM tak sampai hitungan hari. 

Manajer PDAM Cabang Banyumas, Djoko Susanto mengatakan, untuk pemeliharaan kualitas air di jaringan distribusi sudah dilaksanakan melalui air scouring dan blow off

"Itu dengan membersihkan saluran air di delapan titik di wilayah Karen." 

"Kegiatan blow off kami laksanakan malam hari, agar tidak mengganggu aliran ke konsumen," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (31/5/2021). 

Sementara Direktur Teknik PDAM Banyumas, Wipi Supriyanto akan melakukan pengecekan secara detail di lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengecek secara langsung ke Perumahan Karen 2 Sokaraja

Bupati memperingatkan PDAM agar dapat melakukan perbaikan dalam jangka waktu 1 minggu, terutama pada proses oksidasi. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Awas Bahaya Hipertensi di Masa Pandemi, Begini Penjelasan Lengkap Dinkes Kota Tegal

Baca juga: Said Baraba: Sejak Ramadan, Warga Tegal Terlihat Makin Abai Protokol Kesehatan

Baca juga: Mobil Ambulans Bawa Jenazah Adu Banteng dengan Truk di Tonjong Brebes, 4 Orang Tewas

Baca juga: Jalan Lingkar Brebes-Tegal Telah Selesai, Dibangun di Atas Struktur Rawa, Panjangnya 17,4 Kilometer

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved