Breaking News:

Penanganan Corona

11 Karyawan Pabrik Garmen Kalibagor Banyumas Positif Covid-19, Sementara Waktu Ditutup

Pada 18 Mei 2021 dilakukan swab antigen terhadap 50 orang karyawan dari 6 perusahaan di wilayah Kalibagor Kabupaten Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Penyemprotan disinfektan di pabrik garmen Kalibagor, Kabupaten Banyumas pasca ditemukan 11 karyawan positif Covid-19, Jumat (28/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - 11 karyawan pabrik garmen, PT San San Saudara Tex Jaya yang merupakan bekas pabrik Gula di Kalibagor, Kabupaten Banyumas, positif Covid-19.

Karena ditemukan 11 kasus positif, 216 karyawan lainnya menjalani rapid tes antigen, pada Jumat (28/5/2021). 

Kapolsek Kalibagor, AKP Dwi Astuti Ratna mengatakan, pada 18 Mei 2021 dilakukan swab antigen terhadap 50 orang karyawan dari 6 perusahaan di wilayah Kalibagor.

Baca juga: Nyambi Edarkan Ekstasi, DJ di Tempat Hiburan Malam di Purwokerto Banyumas Ditangkap

Baca juga: Waduh! Banyak Instansi di Pemkab Banyumas Gunakan Lambang Daerah yang Keliru

Baca juga: Dinkes Temukan 30 Pemudik di Banyumas Positif Covid, Tes Antigen Massal Acak Merambah Hotel dan Toko

Baca juga: Selamat! Banyumas Raih Penghargaan WTP Kesepuluh Kali secara Berturut-turut

Tim satgas yang terlibat adalah dari Polsek Kalibagor, Koramil 08, dan Puskesmas Kalibagor. 

Dari tes tersebut ditemukan satu karyawan dari pabrik garmen Kalibagor positif Covid-19. 

Berdasarkan hasil tersebut dilakukan tracing dan testing serta dilakukan swab PCR terhadap keluarga karyawan dan 16 karyawan pabrik garmen. 

Selain itu, seluruh lingkungan pabrik juga dilakukan sterilisasi.

Sementara untuk kegiatan pabrik, pihak manajemen diminta untuk meliburkan aktivitas pabrik. 

"Aktivitas pabrik diminta dihentikan sementara." 

"Awal pekan depan baru boleh beraktivitas lagi," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (28/5/2021).

Sementara itu, Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin mengatakan, kegiatan tes antigen dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan para karyawan pabrik garmen ini. 

"Hari ini dilakukan tes antigen menyeluruh bagi 216 karyawan pabrik garmen ini, dengan hasil dinyatakan semuanya negatif Covid-19," tambahnya. 

Danrem berharap, agar masyarakat khususnya para karyawan beserta segenap unsur manajemen pabrik.

Selalu disiplin protokol kesehatan baik di lingkungan kerja, keluarga maupun masyarakat lainnya. 

Selain itu dilakukan penyemprotan disinfektan baik di dalam ruang operasional karyawan maupun di lingkungan luar sekitaran pabrik menggunakan water cannon Polresta Banyumas. (Permata Putra Sejati)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Karanganyar Berzona Orange Covid-19, DKK: Kepatuhan Protokol Kesehatan Warga Masih Kurang

Baca juga: PGMI Kebumen Minta Pemkab Kucurkan Insentif bagi 1.606 Guru Honorer MI Tak Bersertifikasi

Baca juga: Cilacap Kembali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid, Polres Semprotkan Disinfektan di Jalan Protokol

Baca juga: Duh, Gaji 3000 Guru Honorer di Blora Dibawah UMK. Ini Janji Pemkab untuk Menyejahterakan Mereka

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved