Breaking News:

Berita Tegal Hari Ini

Tahap Pertama Proyek RTH Kali Siwatu Tegal Sudah Dimulai, Sebatas Penataan di Sekitar Sungai

Tahap pertama meliputi penataan tepi Kali Siwatu Kota Tegal, penataan rumah warga, pelebaran saluran, pengerukan saluran, dan lainnya.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Proyek pekerjaan tahap pertama Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Siwatu di Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, Kamis (27/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Disperkim Kota Tegal telah memulai proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Siwatu di Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal

Kawasan Kali Siwatu tersebut digadang-gadang menjadi wisata baru di Kota Tegal

Oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, lokasi tersebut disebut akan menjadi Hawaii-nya Kota Tegal. 

Baca juga: Basri Didakwa Tujuh Pasal Berlapis, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Kodim 0712 Tegal

Baca juga: Silakan Disimak, Berikut Rincian Formasi CPNS dan PPPK Kota Tegal Tahun Ini

Baca juga: Perayaan Waisak di Kota Tegal: Umat Buddha Nyalakan Lentera Kebahagiaan Malam Nanti, Ini Maknanya

Baca juga: Begini Tampilan Baru Taman Bung Karno Tegal, Tak Lagi Kumuh

Karena bagian belakang rumah di area tersebut akan menjadi bagian depan. 

Bagian tersebut akan dilengkapi tempat untuk berjalan kaki, meja bundar, kursi santai, dan payung.

Saat dikonfirmasi Tribunbanyumas.com, Kepala Disperkim Kota Tegal, Eko Setyawan mengatakan, proyek tersebut sudah mulai dikerjakan sejak awal 2021.

Tapi tahun ini masih dalam pengerjaan tahap pertama. 

Sedangkan tahap kedua akan dilanjutkan pada 2022. 

"Tahap pertama ini meliputi penataan tepi Kali Siwatu, penataan rumah warga, pelebaran saluran, pengerukan saluran."

"Pemasangan site plane, penataan sanitasi lingkungan, dan penataan jalan lingkungan," kata Eko kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (27/5/2021). 

Eko menjelaskan, anggaran pembangunan proyek RTH Taman Siwatu tersebut berasal dari APBN. 

Anggaran pada tahap pertama pagunya sekira Rp 26 miliar. 

Sementara untuk nilai kontraknya sekira Rp 20 miliar. 

"Untuk tahap kedua, pekerjaannya seperti pembangunan jalan pengikat, pengerukan RTH, dan pembentukan pasar terapung," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Bupati Kebumen Klaim Pengusaha Dukung Kebijakan Jalur Satu Arah di Sejumlah Ruas Jalan

Baca juga: Arif Sugiyanto Kembali Jadi Buah Bibir, Bupati Kebumen Sumbang Rp 100 Juta Buat Warga Palestina

Baca juga: 18 Nakes RSUD Cilacap Masih Jalani Isolasi, Ichlas: Kondisinya Stabil dan Tidak Lagi Bergejala

Baca juga: Inovasi Siswa SMP Negeri 6 Cilacap: Olah Tempe Busuk Jadi Pupuk Tanaman di Sekolah

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved