Breaking News:

Berita Solo

Keraton Solo Berduka. GRAy Koes Isbandiyah, Putri PB XII Berpulang saat Lihat Gerhana Bulan

Kabar duka datang dari Keraton Kasunanan Surakarta. Putri Pakubowono (PB) XII, GRAy Koes Isbandiyah berpulang saat melihat gerhana bulan total, Rabu.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad Robbani
Raja Keraton Kasunanan Surakarta Pakubuwono XIII (duduk di kursi roda) melayat adiknya, Gusti Raden Ayu (GRAy) Koes Isbandiyah atau GKR Retno Dumilah, saat disemayamkan di Kerobongan, Ndalem Ageng Gedung Sasono Mulyo Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Kamis (27/5/2021) pagi. 

"Dalam mimpi saya, dia menghadap ke timur, membelakangi saya. Dan pamit pindah rumah. Semoga, sudah tenang disana," harap Gusti Moeng.

Setelah mengalami mimpi itu, Gusti Moeng terbangun dan menangis.

Sosok Mendiang

GRay Koes Isbandiyah atau GKR Retno Dumilah dikenal sebagai putri PB XII yang pandai menari.

Karena kepandaiannya mengolah tubuh itu, Gusti Koes mengajari adik-adiknya menari. Satu di antaranya, Gusti Moeng, yang berumur tujuh tahun lebih muda.

Gusti Koes juga dikenal baik hati.

"Mbak Is dikenal sangat baik kepada semua kalangan," cerita Gusti Moeng.

Banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan Gusti Moes dari mendiang semasa hidup.

"Ya, semua kenangan. Lha wong kami sering bareng kok. Setiap hari kadang jalan, ikut saya juga, ke kantor cerita-cerita, bercanda sambil dahar (makan)," ujarnya.

Raja melayat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved