Breaking News:

Berita Nasional

Bocor, 100 Ribu Data Kependudukan Diduga Nasabah BPJS Kesehatan Dijual di Dunia Maya

Lebih dari 100 ribu data kependudukan bocor dan diperjualbelikan di pasar dunia maya.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi kejahatan digital atau cybercrime. 

Informasi ini berawal dari viralnya sebuah unggahan di Twitter yang menyebutkan bahwa terjadi kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia.

Data itu disebut bersumber dari data BPJS Kesehatan yang di antaranya memuat data nomor KTP, informasi gaji, dan lain-lain.

Baca juga: Pemkot Salatiga Bagi-bagi Parsel, Didapat dari 5 ASN yang Melaporkan Menerima Gratifikasi Lebaran

Baca juga: 2 Kecamatan Jadi Percontohan Penanganan Kasus Stunting, Ditangani Forum Jaga Stunting Banyumas

Baca juga: Bupati Purbalingga Minta OPD Prioritaskan Pembangunan Fisik dari DAK: Jangan Sampai Kembali ke Pusat

Baca juga: Kasus Video Syur Bu Kadus di Kendal Diselidiki: Diduga Pernah Beredar 2017, Polisi Periksa 3 Saksi

Berdasarkan investigasi Kominfo, ditemukan akun bernama Kotz yang menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller).

Menurut Dedy, Kementerian Kominfo telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran data lebih luas dengan mengajukan pemutusan akses terhadap tautan untuk mengunduh data pribadi tersebut.

"Terdapat 3 tautan yang terindetifikasi, yakni bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com. Sampai saat ini tautan di bayfiles.com dan mega.nz telah dilakukan take down, sedangkan anonfiles.com masih terus diupayakan untuk pemutusan akses segera," kata Dedy.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat siang, BPJS Kesehatan menyebutkan, investigasi yang dilakukan pihaknya masih terus berlangsung.

"Tim masih bekerja, sementara itu update-nya," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma'ruf. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Temuan Kominfo: Data yang Diduga Bocor Identik dengan Data BPJS Kesehatan".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved