Breaking News:

Berita Kriminal

Karyawan Indomart di Tegal Coba Rampok 2 Alfamart untuk Bayar Pinjol, Gagal setelah Pegawai Teriak

Karyawan minimarket modern Indomart di Tegal ditangkap polisi setelah berusaha merampok di minimarket Alfamart di wilayah yang sama.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Kasatreksirm Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda menunjukkan tersangka Sulistio Famili (26), warga Margadana, Kota Tegal, dalam kasus usaha merampok, dalam gelar perkara di Mapolres Tegal, Rabu (19/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Karyawan minimarket modern Indomart di Tegal ditangkap polisi setelah berusaha merampok di minimarket Alfamart di wilayah yang sama. Pelau bernama Sulistio Famili (26) mengaku berbuat nekat lantaran terdesak utang pinjaman online (pinjol) Rp 10 juta.

Warga kelurahan RT 05 RW 03 Krandon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, ini memulai aksinya pada tanggal 7 Mei 2021, sekitar pukul 07.00 WIB.

Ia memilih Alfamart di Desa Pagongan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, sebagai sasaran. Namun, aksinya gagal karena pegawai minimarket tersebut berteriak dan meminta tolong.

Tidak kapok, Sulistio kembali mencoba mencuri di Alfamart di Jalan Garuda, Desa Babakan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, pada tanggal 9 Mei 2021 pukul 11.30 WIB.

Baca juga: Tawarkan Perumahan Rosa Residence Gaib di Tegal, Wanita Ini Keruk Uang Rp 1,23 Miliar dari 16 Korban

Baca juga: Ketua GNPK Ditahan Kejaksaan, Basri Budi Utomo Diduga Sudah Cemarkan Nama Dandim 0712 Tegal

Baca juga: Evaluasi Tempat Wisata Selama Libur Lebaran di Tegal, Kapolres: Banyak Pengunjung Tidak Pakai Masker

Baca juga: Puncak Perayaan Hari Jadi Kabupaten Tegal Ditandai Kirab Pataka, Seluruh Peserta Pakai Masker

Sama seperti aksi yang pertama, Sulistio gagal mendapatkan uang dan memilih kabur meninggalkan lokasi karena karyawan minimarket tersebut juga berteriak meminta tolong.

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda mengungkapkan, modus tersangka awalnya berpura-pura membeli barang, entah rokok atau kopi.

Setelah mendatangi kasir, Sulistio mengancam dengan menodongkan senjata tajam berupa pisau dapur kepada kasir.

Saat korban merasa ketakutan, tersangka menyuruh korban menunjukan brankas penyimpanan uang dengan tujuan akan mengambil uang yang ada di dalam brankas tersebut.

"Diketahui, tersangka ini merupakan karyawan salah satu cabang minimarket Indomart di Tegal. Dua kali percobaan pencurian tapi gagal semua, alasannya karena terlilit utang pinjaman online sehingga tersangka ini nekat," jelas AKP Dewa.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan sebuah pisau dapur, satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2018, dan satu buah tas slempang warna hitam sebagai barang bukti.

Baca juga: Ketua GNPK Jateng Jadi Tersangka, Diduga Peras Kades di Kemranjen Banyumas hingga Rp 375 Juta

Baca juga: Tenda Terminal Sementara Terpasang, Bupati Purbalingga Optimistis Bandara JB Soedirman Dibuka 1 Juni

Baca juga: Hina Palestina di Tiktok, Siswi SMA di Bengkulu Dikeluarkan dari Sekolah. Dijerat Poin Tata Tertib

Baca juga: Pasar Panican Purbalingga Ditarget Rampung 27 Mei 2021, Pedagang Bisa Menempati Mulai Akhir Juni

Sulistio ditangkap Senin (17/5/2021), sekitar pukul 15.00 WIB, saat sedang bekerja di Indomart Kota Tegal.

"Pasal yang kami gunakan yaitu pasal 365 ayat 1 KUHP Jo Pasal 53 KUHP Jo Pasal 65 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara," terangnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan, Sulistio mengaku memilih dua Alfamart sasaran lantaran sepi.

Ia mangatakan, baru dua kali ini melakukan aksi percobaan pencurian namun gagal.

"Kalau ditotal, pinjaman saya ada Rp 10 juta. Uang tersebut saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membayar cicilan motor," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved