Breaking News:

Berita Semarang

Candi Gedongsongo di Bandungan Kabupaten Semarang Tutup saat Libur Lebaran, Bukan Lagi 18 Mei

Pemkab Semarang memutuskan menutup objek wisata Gedongsongo, di Kecamatan Bandungan, selama libur Lebaran Idulfitri, 9-17 Mei 2021.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Suasana di pelataran Candi Gedongsongo dalam sebuah acara, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memutuskan menutup objek wisata Gedongsongo, di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, selama libur Lebaran Idulfitri, mulai 9 Mei hingga 17 Mei 2021.

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih mengatakan, penutupan lokasi wisata Gedongsongo merupakan bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19 saat libur Lebaran.

"Penutupan itu mengacu Instruksi Bupati Semarang Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro guna mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: H-9 Lebaran, 200 Pemudik Telah Masuk Wilayah Kabupaten Semarang. Diduga Lolos karena Lewat Tol

Baca juga: Enam Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang Mulai Terapkan E-Retribusi, Ngesti: Cegah Kebocoran

Baca juga: Cegah Pemudik Curi Star, Pemkab Semarang Intensifkan Peran Satgas Jogo Tonggo, Ini Tugas Utamanya

Baca juga: Harus Perpanjang PPKM, Pemkab Semarang Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Menurut Dewi, Pemkab Semarang telah mempertimbangkan kegiatan wisata di Candi Gedongsongo sebelum mengeluarkan ketentuan terkait operasional serta aktivitas wisata saat libur Lebaran dan risiko penyebaran Covid-19.

Ia menambahkan, saat ini, Kabupaten Semarang masih masuk dalam zona oranye dengan dua Kecamatan zona merah risiko penyebaran Covid-19.

Kondisi ini yang membuatnya memutuskan kegiatan wisata di kawasan Candi Gedongsongo dihentikan atau ditutup sementara agar tak memicu kerumunan.

"Jika nanti Kabupaten Semarang masih dalam zona risiko penularan Covid-19, bukan tidak mungkin, objek wisata yang lain juga bakal ditutup bagi wisatawan. Termasuk, destinasi wisata yang dikelola swasta," katanya.

Dirinya menegaskan, sebagaimana Instruksi Bupati Semarang Nomor 9 Tahun 2021, kegiatan masyarakat yang berdekatan pada tempat destinasi wisata yang dilarang atau ditutup untuk umum, harus menyesuaikan.

Dewi menyatakan, wilayah dengan kategori kasus penularan virus Corona, baik zona oranye, dinilai memiliki potensi menciptakan klaster baru.

Baca juga: Bawa Surat Covid Palsu, Calon Penumpang Pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang Diamankan

Baca juga: Casmono Lihat Asap saat Pulang dari Masjid, Gudang Barang Bekas di Kedungwuni Pekalongan Terbakar

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-27 di Purbalingga, 9 Mei 2021

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-27 di Banyumas, 9 Mei 2021

Karenanya, sebelum zona naik menjadi merah, warga dan pengelola wisata wajib mengurangi aktivitas.

"Maka, ini yang menjadi dasar bagi Disparta Kabupaten Semarang untuk menutup tempat wisata yang ada di daerahnya, dalam hal ini, kegiatan pariwisata di kawasan objek wisata Candi Gedongsongo," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved