Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Bawa Surat Covid Palsu, Calon Penumpang Pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang Diamankan

Seorang calon penumpang pesawat di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang harus berurusan dengan polisi, Sabtu (8/5/2021).

TRIBUNBANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kapolsek Semarang Barat Kompol Dina Novitasari (dua dari kanan) menunjukkan surat keterangan swab palsu yang dibawa calon penumpang pesawat Erwin Achmad Sirojudin (tiga dari kanan), di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sabtu (8/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang calon penumpang pesawat di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang harus berurusan dengan polisi, Sabtu (8/5/2021). Penumpang bernama Erwin Achmad Sirojudin tersebut diduga memalsukan surat keterangan swab PCR sebagai syarat naik pesawat.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Dina Novitasari menerangkan, peristiwa tersebut terungkap sekitar pukul 08.00 WIB.

Erwin berencana naik pesawat Garuda tujuan Jakarta, pukul 09.56 WIB.

"Saat memasuki bandara, terdapat pengecekan dari KKP bandara dengan anggota Polsek Semarang Barat di pos terpadu," tuturnya.

Baca juga: Hari Ini Lima Pemudik Disuruh Putar Balik, Penyekatan Wilayah Perbatasan Semarang-Boyolali

Baca juga: 5 Perusahaan Ingin Mencicil Pembayaran THR, Disnaker Kota Semarang Minta Bersepakat dengan Buruh

Baca juga: Terpantau Satgas Jogo Tonggo di Solo, Sekeluarga Pemudik dari Tangerang Jalani Swab: 2 Positif Covid

Baca juga: Tujuh Pemudik Jalani Tes Swab di Rest Area Tol Semarang-Bawen, Tak Bawa Surat Negatif Covid-19

Dari pengecekan diketahui, surat keterangan berlabel Intibios Lab dikeluarkan di hari yang sama dengan penerbangan. Tes swab juga dilakukan di hari tersebut.

Melihat surat ini, petugas pun curiga. "Tes PCR membutuhkan waktu paling tidak enam jam. Karena surat, pemeriksaan, dan keberangkatan di hari yang sama, kami akhirnya menghubungi pihak laboratorium," ujarnya.

Dina menuturkan, saat dihubungi, pihak laboratorium menyatakan lobaratorium tersebut ternyata baru buka pukul 08.00 WIB.

"Jadi, kami melihat, pelaksanaan, terbit, dan digunakan di hari yang sama. Paling tidak, hasil swab keluar sore tapi beliau sudah gunakan pagi," tuturnya.

Dina menuturkan, hasil penelusuran, Erwin mengakui membuat surat hasil swab tersebut.

Terkait sindikat pemalsuan, pihaknya masih mendalami.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved