Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Lolos Penyekatan, 3000 Pemudik Masuk Banyumas. Semua Diklaim Negatif Covid-19

Bupati Banyumas Achmad Husein mengungkapkan, sekitar 3.000 pemudik lolos penyekatan di perbatasan dan telah masuk ke Banyumas.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui di satu acara di Kejari Purwokerto, Kamis (6/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein mengungkapkan, sekitar 3.000 pemudik lolos penyekatan di perbatasan dan telah masuk ke Banyumas.

Meski begitu, setelah keberadaan mereka terdeteksi, petugas segera melakukan tes antigen sebelum mereka masuk desa dan pulang ke rumah masing-masing.

"Dari hasil tes antigen, 3.000 orang itu negatif. Belum ada yang positif. Jadi, dites antigen sebelum masuk ke rumah," ujar Husein ditemui seusai acara di Kejari Purwokerto, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Darsiti Serahkan Tanah Sengketa di Gandatapa, Pemkab Banyumas Pilih Tak Lanjutkan Proses Hukum

Baca juga: Peragakan 17 Adegan, 2 Remaja Ungkap Detik-detik Pembunuhan Pria di Jalan Lingkar Ajibarang Banyumas

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-24 di Banyumas, 6 Mei 2021

Baca juga: Gerebek Home Industri di Cilongok Banyumas, Polisi Amankan Pemilik Rumah dan 1 Kg Bubuk Mercon

Bupati mengatakan, fokus pengawasan di masa larangan mudik saat ini dilakukan satgas di tingkat RT dan desa.

"Sebelumnya itu kan mencegat secara sporadis tetapi sekarang semua titik dijaga dan dicek. Sekarang tidak ada toleransi," katanya.

Husein mengatakan, upaya mencegah Covid-19 di Banyumas terus dilakukan.

Meski begitu, pihaknya tidak akan melarang pelaksanaan salat Idulfitri berjemaah. Dengan catatan, ada persetujuan dari satgas di tingkat kecamatan.

"Salat Id di Alun-alun Purwokerto tidak boleh, yang boleh seperti di kecamatan, desa boleh asal jaga jarak," katanya.

Berdasarkan data, penambahan kasus Covid-19 di Banyumas mengalami kenaikan.

Dari beberapa klaster yang ditemukan, seperti klaster tarawih dan musala, total sudah ada 140 orang yang positif.

Tempat karantina yang berada di Baturraden juga sudah mulai penuh.

Tempat karantina di Baturraden adalah di Wisma Wijayakusuma, Pondok Slamet dan Balai Diklat.

Baca juga: Mercon yang Dibuat Meledak, Seorang Remaja di Pekalongan Tewas dan 4 Temannya Terluka

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Petugas Gabungan Amankan 10 Travel Gelap di Exit Tol Adiwerna Tegal

Baca juga: UPDATE Remaja Kaliwungu Kudus Ditemukan Tewas di Dapur Rumah, Kapolres: Diduga Korban Pembunuhan

Baca juga: Pemkot Tegal Larang Warga Gelar Halalbihalal dan Open House Lebaran, Sesuai Surat Edaran Mendagri

Meski begitu, angka kematian, menurut bupati, masih dapat dikendalikan.

"Kadang, ada kenaikan di ICU, ada tahapannya. Jadi, kalau per hari, angka kematian naik terus, baru saya rem, ada ilmunya itu," jelasnya.

Saat ini, 3.000 pemudik di Banyumas dalam pantauan. Mereka tetap harus diamati meskipun hasil tes antigen negatif Covid-19. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved