Breaking News:

Berita Banyumas

Darsiti Serahkan Tanah Sengketa di Gandatapa, Pemkab Banyumas Pilih Tak Lanjutkan Proses Hukum

Pemkab Banyumas tak melanjutkan proses hukum kasus sengketa tanah dengan warga atas nama Darsiti (49), warga Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Kejari Purwokerto Sunarwan menyerahkan aset negara ke Bupati Banyumas Achmad Husien, disaksikan Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono, di Kejari Purwokerto, Kamis (6/5/2021). Sebelumnya, aset berupa tanah seluas 190 meter persegi itu menjadi objek sengketa pemkab dengan seorang warga di Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Banyumas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas tak melanjutkan proses hukum kasus sengketa tanah dengan warga atas nama Darsiti (49), warga Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Banyumas.

Lewat Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, Darsiti mengembalikan tanah seluas 190 meter persegi yang menjadi objek sengketa.

Kepala Kejari Purwokerto Sunarwan menerima aset tersebut untuk selanjutnya diserahkan ke negara yang diwakili oleh Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono, dan disaksikan Bupati Banyumas Achmad Husein.

Baca juga: Peragakan 17 Adegan, 2 Remaja Ungkap Detik-detik Pembunuhan Pria di Jalan Lingkar Ajibarang Banyumas

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-24 di Banyumas, 6 Mei 2021

Baca juga: Gerebek Home Industri di Cilongok Banyumas, Polisi Amankan Pemilik Rumah dan 1 Kg Bubuk Mercon

Baca juga: Muncul Klaster Musala di Banyumas, 33 Orang Masih Satu RT Positif Covid

Penyerahan aset berupa tanah itu juga disaksikan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Supa’at, Direktur Utama PDAM Tirta Satria Agus Subali, dan Darsiti.

"Penyerahan aset ke negara merupakan itikad baik dari Darsiti. Setelah melakukan mediasi maka Bu Darsiti siap melepaskan segala hak di atas tanah tersebut," ujar Kajari Sunarwan dalam acara di Kejari Purwokerto, Kamis (6/5/2021).

Sunarwan mengatakan, pihaknya belum sampai pada kesimpulan apakah ada pelanggaran pidana atau perdata.

"Karena sudah diserahkan kepada negara maka penyidikan kami tutup," katanya.

Sementara, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, pihaknya menyambut baik atas pengembalian aset tersebut.

"Yang penting, sudah kembali sehingga proses hukum tidak berlanjut. Pokoknya, pengembalian aset sudah dilaksanakan dan proses hukum berarti sudah tidak ada lagi," katanya.

Sebelumnya, tanah seluas 190 meter persegi di Desa Gandatapa tersebut sempat menjadi sengketa antara Darsiti dengan PDAM Tirta Satria.

Baca juga: Mercon yang Dibuat Meledak, Seorang Remaja di Pekalongan Tewas dan 4 Temannya Terluka

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Petugas Gabungan Amankan 10 Travel Gelap di Exit Tol Adiwerna Tegal

Baca juga: UPDATE Remaja Kaliwungu Kudus Ditemukan Tewas di Dapur Rumah, Kapolres: Diduga Korban Pembunuhan

Baca juga: Pemkot Tegal Larang Warga Gelar Halalbihalal dan Open House Lebaran, Sesuai Surat Edaran Mendagri

Dalam sengketa itu, baik Kejari Purwokerto maupun Polresta Banyumas melakukan pemeriksaan.

Hingga akhirnya, Darsiti mengembalikan aset tersebut kepada Pemda Banyumas. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved