Breaking News:

Berita Demak

Naik Pikap, 11 Pemudik Tujuan Sampang Madura Terjaring Razia Penyekatan di Demak

Sebelas orang dari Tangerang, terjaring razia penyekatan di Jalur Lingkar Demak, Senin (3/5/2021). Mereka dalam perjalanan ke Sampang, Madura.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Polres Demak mengecek kendaraan bernomor polisi luar daerah saat melintas di Jalur Lingkar Demak, Senin (3/5/2021). Razia penyekatan ini dilakukan untuk mengantisipasi pemudik yang nekat pulang kampung sebelum masa pelarangan mudik berlaku. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Sebelas orang dari Tangerang, terjaring razia penyekatan di Jalur Lingkar Demak, Senin (3/5/2021). Menurut pengakuan, mereka dalam perjalanan mudik ke Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur.

Mereka mengendarai mobil pikap dan menambah terpal di bagian bak terbuka.

Mereka juga memasang kipas angin supaya penumpang di bagian belakang tidak kepanasan.

Kasatlantas Polres Demak AKP Fandy Setiawab mengungkapkan, kendaraan bernomor polisi B 9448 WAG diberhentikan petugas saat pengecekan.

Baca juga: Tak Ada Lagi Negosiasi, Tim Appraisal Nyatakan Harga Tanah Terdampak Tol Semarang-Demak Sudah Final

Baca juga: Khawatir Kena Dampak Buruk, Warga Tlogorejo Demak Tolak Rencana Penambangan Galian C

Baca juga: Belanja di Pasar Pakai Uang Palsu, Warga Mranggen Demak Diamankan. Mengaku Dapat dari COD Kosmetik

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu Asal Demak Harus Dievakuasi, Alami Kram dan Kelelahan saat di Pos 3 Jalur Tambak

Hasil pemeriksaan, kendaraan itu juga menyalahi peruntukan. Ditegaskan Fandy, kendaraan pikap seharusnya digunakan untuk mengangkut barang dan bukan orang.

"Hal tersebut sudah merupakan bentuk pelanggaran dengan mengabaikan keselamatan berlalu litas di jalan raya," kata Fandy, Senin (3/5/2021).

Selain itu, kendaraan tersebut terjaring razia penyekatan pemudik di luar wilayah aglomerasi dengan sasaran travel gelap.

Sopir mobil pikap yang terjaring razia itu kemudian ditilang.

Sementara, 11 penumpang yang diangkut, diimbau menjalani swab setibanya di kampung halaman.

Mereka juga diminta segera melapor ke pihak desa, setibanya di kampung halaman. (*)

Baca juga: Betonisasi Ruas Pucang-Jenggawur Selesai, Bupati Banjarnegara: Akhir Pekan Sudah Bisa Digunakan

Baca juga: Bengkel Sofa Terbakar, Polres Kebumen: Dugaan Akibat Korsleting Listrik

Baca juga: Begini Cerita Ustadz Arif, Penyandang Tunadaksa di Tegal, Sempat Drop Seusai Alami Kecelakaan

Baca juga: Jodhi Yudono, Seniman Kelahiran Cilacap Ini Rilis Lagu Religi Doa, Gubahan Puisi Chairil Anwar

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved