Breaking News:

Teror Virus Corona

2 RT di Jetis Sragen Di-lockdown: 35 Warga Positif Covid-19, Tertular dari Tamu asal Jakarta

Muncul tiga klaster baru di Sragen yang membuat puluhan orang terpapar virus corona dan mengakibatkan beberapa orang meninggal dunia.

TRIBUNBANYUMAS/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wakil Bupati Dedy Endriyatno ketika ditemui di Sragen, Senin (3/5/2021). 

Karena identifikasi tidak sesuai prosedur, akhirnya sebanyak 35 orang dari dua RT setempat positif Covid-19.

Baca juga: Bupati Kudus Minta Warga Giatkan Lagi Jogo Tonggo, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid saat Lebaran

Baca juga: Penyelenggaraan Piala Menpora Diklaim Berhasil, PSSI Optimistis Kick Off Liga 1 Dimulai 3 Juli

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 4 Mei 2021 Rp 962.000 Per Gram

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-22 di Purbalingga, 4 Mei 2021

Hal ini mengakibatkan dua RT tersebut dilakukan lockdown lokal.

"Pasti akan terjadi seperti ini terus. Saya perintahkan, setiap ada kejadian positif harus di tracing sampai zero atau nol. Jadi, kalau sekarang di Jetis positif, terus kemudian di tracing, terus kejar sampai tidak ada lagi ditemukan yang positif, berarti klaster Jetis selesai," terangnya.

Yuni mengatakan, satgas tingkat desa bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas, membuat posko di dua RT di Jetis guna melakukan monitoring.

"Dari 35 yang positif itu diharapkan betul-betul terlokalisir. Karena mereka tidak mau dibawa ke Technopark, akhirnya kami perlakukan seperti lockdown wilayah," katanya.

Pihaknya berharap, lewat upaya ini, Covid-19 tidak merembet di daerah sekitar. Sementara, untuk pemenuhan gizi dua RT, Yuni menggandeng Baznas untuk mendistribusikan makanan. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved