Berita Pati

Razia Tempat Hiburan Malam, Polres Pati Temukan Dua Pemandu Karaoke di Bawah Umur

Polres Pati bersama Satpol PP setempat merazia tempat hiburan malam karaoke di Kecamatan Margorejo, Pati, Sabtu (1/5/2021) malam.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kabag Ops Polres Pati Kompol Sugino meminta keterangan sejumlah pemandu karaoke (PK) yang terjaring razia di Lokalisasi Ngemblok Margorejo, Pati, Minggu (2/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Jajaran Polres Pati bersama Satpol PP melakukan razia pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah tempat hiburan malam karaoke di Kecamatan Margorejo, Pati, Sabtu (1/5/2021) malam.

Sesuai ketentuan Perbup Pati Nomor 66 Tahun 2020, tempat karaoke dilarang beroperasi selama pandemi Covid-19.

Selain itu, sesuai Perda Kabupaten Pati Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Tempat Wisata, tempat hiburan karaoke diinstruksikan tutup selama bulan Ramadan.

Dari hasil razia, puluhan orang dari empat tempat karaoke di lokalisasi Ngemblok, digelandang ke markas Satpol PP untuk dimintai keterangan, diswab antigen, dan dikenai sanksi denda.

Baca juga: Kedua Kalinya Oknum Kades Kepergok Ngeroom di Juwana Pati, Langgar Aturan PPKM Selama Ramadan

Baca juga: Sah! Ari Hermawan Gabung PSG Pati, Mantan Striker PSMS Medan

Baca juga: Cara Gubernur Ganjar Jawab Kerisauan Seniman di Pati: Kembali Gelar Roadshow Panggung Kahanan

Baca juga: Balap Liar di Jalan Lingkar Pati, 12 Remaja Ini Jalani Swab Antigen dan Bikin Surat Pernyataan

Puluhan orang tersebut terdiri atas empat pemilik tempat karaoke, 26 perempuan pemandu karaoke (PK) atau lady companion (LC), 36 pengunjung laki-laki.

Dari 26 PK tersebut, terdapat dua orang yang statusnya masih di bawah umur.

Tak hanya itu, petugas juga menyita 76 botol miras berbagai merek dari lokasi razia.

"Kami melakukan penertiban terhadap pelanggar Perbup 66 dan Perda Pariwisata. Setelah didata, dilakukan swab antigen. Kalau hasilnya positif akan kami isolasi. Bagi yang negatif dilakukan penindakan oleh Satpol PP sesuai Perbup 66," ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sugino, Minggu (2/5/2021).

Ia mengaku prihatin lantaran masih banyak masyarakat dan pelaku usaha karaoke yang abai pada peraturan.

Dia berharap, mereka segera sadar dan tidak mengulangi kesalahan.

"Hentikan dulu operasionalnya, lagi pula, mereka (tempat karaoke) juga tidak berizin. Apalagi, ini bulan puasa. Sebelum kami tindak tegas lagi, yang masih bandel tolong berhenti," imbau Kompol Sugino.

Sementara, Sekretaris Satpol PP Pati Imam Kartiko mengatakan, dari hasil swab, seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19.

Mereka juga sudah dikenai denda, Rp 1 juta untuk pemilik karaoke dan Rp 100 ribu untuk PK serta pengunjung.

Baca juga: Kuswa Menangis, Terjaring Bawa Pemudik di Pos Pam Klonengan Tegal. Sempat Mengaku Takziah Orangtua

Baca juga: Disnakertrans Jateng Ingatkan Pengusaha Segera Bayar THR, Terjunkan 146 Pengawas untuk Awasi

Baca juga: Wali Kota Solo Gibran Kembalikan Uang Pungli Lurah Gajahan ke Pemilik Toko, Modusnya Zakat Fitrah

Baca juga: Sugeng Tenggelam saat Cari Keong di Sungai Ciawitali Cilacap, Pencarian di Hari Kedua Masih Nihil

Menurut Imam, dari seluruh orang yang dirazia, tidak semuanya berasal dari Pati. Ada dari luar kota. Di antaranya, tiga orang berasal dari Wonogiri.

"Tiga orang ini merupakan dua orang anak di bawah umur bersama ibunya. Mereka bersama pemilik karaoke sudah dibawa ke Mapolres Pati untuk dimitai keterangan," jelas dia.

Imam menjelaskan, anak di bawah umur yang terjaring razia mengaku datang untuk melamar pekerjaan.

"Tapi, tentang hal itu, perlu diselidiki lebih lanjut. Nanti pihak Reskrim yang akan menyelidiki," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved