Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Jelang Larangan Mudik Lebaran, Kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung Meningkat. Terasa Sejak Jumat

Jelang aturan larangan mudik Lebaran 2021 diterapkan 6-17 Mei, jumlah kendaraan di gerbang Tol Kalikangkung, Ngaliyan, Kota Semarang, meningkat.

TRIBUNBANYUMAS/REZA GUSTAV PRADANA
Antrean kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung, Ngaliyan, Kota Semarang, terjadi di jalur arah masuk Kota Semarang, Minggu (2/5/2021) pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Jelang aturan larangan mudik Lebaran 2021 diterapkan 6-17 Mei, jumlah kendaraan yang melintas di gerbang Tol Kalikangkung, Ngaliyan, Kota Semarang, meningkat.

Peningkatan dirasakan sejak Jumat (30/4/2021) malam hingga Minggu (2/5/2021) pagi.

Pantauan Tribunbanyumas.com, Minggu pagi, jumlah kendaraan yang masuk tol atau ke arah Kota Semarang ramai dibanding kendaraan menuju Jakarta. Bahkan, sempat terjadi antrean di gerbangk tol.

Kendaraan yang melintas gerbang tol ini didominasi mobil pribadi bernomor polisi Jabodetabek dan SEmarang Raya. Sisanya, truk dan bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Baca juga: Minimarket di Tlogosari Kulon Semarang Dibobol, Maling Panjat Pohon Mangga, Masuk Lewat Ventilasi

Baca juga: FAKTA BARU Pungli di Kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul Semarang: Dia Pernah Tersandung Kasus Serupa

Baca juga: Mangkal di Tepi Jalan di Siang Bolong, 9 PSK Dikukut Satpol PP Kota Semarang, Bersama 23 PGOT

Baca juga: Api Tiba-tiba Nyambar Pom Mini di Banyumanik Semarang, Dua Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Gerbang Tol Kalikangkung merupakan satu di antara sembilan posko penyekatan yang didirikan tim gabungan untuk mencegah lalu lalang pemudik menjelang Lebaran 2021.

Para petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satlantas dan TNI akan berjaga di seluruh pos selama 24 jam setiap hari, bergantian.

Kepala Dishub Kota Semarang Endro P Martanto mengatakan, dari kesembilan posko yang didirikan, lalu lintas paling ramai selama beberapa waktu terakhir, terjadi di Gerbang Tol Kalikangkung, Ngaliyan.

Seorang anggota Dishub Kota Semarang, Setiyo Elia, mengungkapkan, peningkatan jumlah kendaraan terjadi sejak Jumat malam.

"Saya jaga pada malam sampai pagi, dari pantauan, yang meningkat adalah jalur masuk ke Kota Semarang," ujarnya, Minggu.

"Meskipun terjadi peningkatan, arus lalu lintas masih ramai lancar, belum yang padat," tambahnya.

Meskipun demikian, hingga kini, tidak ada pengemudi atau pemudik yang dinyatakan positif Covid-19.

Sembilan posko penyekatan didirikan di perbatasan masuk Kota Semarang. Selaiin Gerbang Tol Kalikangkung, posko juga didirikan di Mangkang, Podorejo,Terminal Sisemut, Genuk, Penggaron, Tol Banyumanik, Taman Unyil, dan Cangkiran.

Baca juga: Razia Tempat Hiburan Malam, Polres Pati Temukan Dua Pemandu Karaoke di Bawah Umur

Baca juga: Kuswa Menangis, Terjaring Bawa Pemudik di Pos Pam Klonengan Tegal. Sempat Mengaku Takziah Orangtua

Baca juga: Disnakertrans Jateng Ingatkan Pengusaha Segera Bayar THR, Terjunkan 146 Pengawas untuk Awasi

Baca juga: Wali Kota Solo Gibran Kembalikan Uang Pungli Lurah Gajahan ke Pemilik Toko, Modusnya Zakat Fitrah

Di pos-pos ini, petugas gabungan mengecek pengendara yang diduga pemudik berupa pengecekan suhu tubuh, surat perjalanan dinas, dan surat keterangan bebas Covid-19.

Jika didapati pengendara dari luar kota dan suhu tubuhnya tinggi akan langsung dites swab.

Kemudian, jika hasilnya reaktif, pengendara tersebut akan dibawa ke ruang karantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. (Tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved