Breaking News:

Berita Semarang

Tak Ada Pos Penyekatan Pemudik di Kabupaten Semarang, Hanya Ada 14 Pos Pantau. Ini Fungsinya

Dalam rangka mendukung pelaksanaan arus mudik Lebaran 2021, Polres Semarang mendirikan 14 pos pantau.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo saat membagikan liflet berisi sosialisasi larangan mudik kepada pengunjung di Rest Area KM 429 Tol Ungaran, Bawen, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dalam rangka mendukung pelaksanaan arus mudik Lebaran 2021, Polres Semarang mendirikan 14 pos pantau.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan, wilayah Kabupaten Semarang masuk dalam daerah aglomerasi sehingga tidak memberlakukan penyekatan bagi warga daerah lain yang masuk ke Bumi Serasi.

"Kita ketahui bersama, Kabupaten Semarang tidak ada penyekatan karena bagian dari wilayah aglomerasi. Sehingga, kegiatan imbangan, kami membuat pos-pos pantau, total ada 14 titik," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, di Mapolres Semarang, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Gondol 3 Motor seusai Kencan di Hotel di Kabupaten Semarang, Agus: Ada 3 Anak yang Harus Dihidupi

Baca juga: Pengusaha Ngadu ke Dewan, Kena Pungli Izin Usaha di Kabupaten Semarang

Baca juga: Jejak Batik Patroon Ambarawa Terungkap dari Arsip di Belanda, Ada 18 Pola yang Dikembangkan

Baca juga: Dua Kali Ramadan, Pengrajin Rebana di Ambarawa Gagal Panen Pesanan Akibat Wabah Covid-19

Menurut AKBP Wibowo, tujuan pendirian pos pantau tersebut untuk memantau aktivitas masyarakat, terutama warga yang berkendara menggunakan kendaraan bernomor polisi luar Kabupaten Semarang.

Ia menambahkan, penyekatan hanya dilakukan 6-17 Mei 2021 pada wilayah perbatasan daerah masuk ke Jawa Tengah. Sehingga, polres-polres wilayah aglomerasi bertugas memastikan warga yang masuk wilayah mereka tidak terpapar virus Covid-19.

"Khawatirnya, warga yang pulang lebih awal tidak membawa virus. Ini kami PPKM Mikro dan Satgas Jogo Tonggo sampai level desa dipastikan berjalan," katanya.

Dia menyatakan, akan memperketat masuknya warga luar Kabupaten Semarang lewat testing dan tracing terkait potensi penularan virus Corona.

Selain titik pos pantau pada rest area KM 429 dan 456 Tol Ungaran-Bawen. Selebihnya, disebar pada beberapa wilayah masuk dan keluar dari Kabupaten Semarang. (*)

Baca juga: Muncul 2 Klaster Tarawih di Banyumas: 51 Orang Positif Covid, Prokes di Masjid Diperketat

Baca juga: Kernet Truk di Kebumen Ditangkap Polisi, Jual Pil Hexymer Tanpa Resep Dokter

Baca juga: Gondol 3 Motor seusai Kencan di Hotel di Kabupaten Semarang, Agus: Ada 3 Anak yang Harus Dihidupi

Baca juga: Beri Komentar Tak Pantas di Facebook terkait KRI Nanggala 402, Pemuda di Batang Diciduk Aparat

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved