Breaking News:

Berita Banyumas

Permatif Karangmangu Banyumas Gelar Donor Darah di Tengah Pandemi Covid, Terkumpul 32 Kantong

Permatif Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, konsisten menggelar aksi peduli sosial lewat donor darah.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Perkumpulan Pemuda Mandiri dan Kreatif (Permatif) Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, mengikuti donor darah, Rabu (28/4/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Perkumpulan Pemuda Mandiri dan Kreatif (Permatif) Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, konsisten menggelar aksi peduli sosial, terutama dalam membantu ketersediaan stok darah.

Bersama PMI Kabupaten Kabupaten Banyumas, Permatif kembali melaksanakan donor darah, Rabu (28/4/2021) malam, di balai desa setempat.

Kegiatan donor darah kali ini dihadiri sedikitnya 38 anggota serta warga sekitar, dan terkumpul 32 kantong darah untuk membantu ketersediaan stok darah di Kabupaten Banyumas.

Ketua Panitia kegiatan donor darah, Ari Kuntoro mengatakan, kegiatan donor darah malam itu merupakan kegiatan ke-38 kalinya.

Baca juga: Muncul 2 Klaster Tarawih di Banyumas: 51 Orang Positif Covid, Prokes di Masjid Diperketat

Baca juga: Geruduk Polresta Banyumas, Perangkat Desa Minta Laporan Pemerasan Oknum LSM ke Kades Diusut Tuntas

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-17 di Banyumas, 29 April 2021

Baca juga: Retakan Tanah Mulai Terlihat, BPBD Banyumas Petakan 4 Kecamatan Rawan Longsor

Menurutnya, Permatif secara konsisten mengadakan kegiatan donor darah setiap tiga bulan sekali, sejak tahun 2011.

"Kami tidak menggelar donor darah hanya awal-awal pandemi Covid-19 saja. Karena memang, saat itu, tidak diizinkan berkumpul dalam jumlah banyak," katanya dalam rilis, Kamis (29/4/2021).

Menurutnya, kegiatan donor darah ini sebagai wujud upaya Permatif dalam memperkuat rasa kepedulian sosial dan membantu sesama yang membutuhkan darah.

Apalagi, selama pandemi ini, kebutuhan darah meningkat. Sementara jumlah pendonor cenderung berkurang karena banyak yang belum merasa nyaman berdonor di tengah pandemi.

Ari menambahkan, pelaksanaan donor ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Para calon pendonor wajib memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta melakukan cek suhu tubuh melalui para petugas.

Salah seorang pendonor, Eki Agus Purianto mengaku, sudah 38 kali dirinya mengikuti donor darah yang digelar Permatif atau sejak diselenggarakan Permatif mulai 2011.

"Saya mengikuti donor darah, dimotivasi oleh Ibu saya, dimana beliau waktu melahirkan adik saya, harus ditranfusi darah sebanyak 2 kantong. Sehingga, beliau berpesan kepada saya agar saya menjadi pendonor, karena memang juga bermanfaat untuk orang lain," ungkapnya.

Baca juga: Pemuda Asal Magetan Ini Dijerat Pasal UU ITE, Ancam Sebar Foto Vulgar Remaja Putri Karanganyar

Baca juga: Pemuda di Rembang Purbalingga Diamankan saat Ambil Paket, Isinya 1000 Pil Hexymer yang Dibeli Online

Baca juga: Tak Ada Pos Penyekatan Pemudik di Kabupaten Semarang, Hanya Ada 14 Pos Pantau. Ini Fungsinya

Baca juga: Gondol 3 Motor seusai Kencan di Hotel di Kabupaten Semarang, Agus: Ada 3 Anak yang Harus Dihidupi

Sementara, Ketua PMI Kecamatan Baturraden Parsito mengapresiasi Permatif yang rutin menyelenggarakan donor darah.

Termasuk, penerapan protokol kesehatan yang ketat selama kegiatan donor darah berlangsung.

"Kami, dari PMI Kecamatan Baturraden, mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin sejak tahun 2011. Kegiatan positif dari Permatif ini tentu sangat membantu dalam stok darah di PMI Banyumas," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved