Berita Kriminal Hari Ini

Pelaku Masih di Bawah Umur, Hantam Korban Gunakan Batu, Kabar Penemuan Mayat di Ajibarang Banyumas

Satreskrim Polresta Banyumas menangkap dua pelaku pembunuhan yang ternyata masih di bawah umur dalam kasus penganiayaan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Satreskrim Polresta Banyumas saat memeriksa dua pelaku pembunuhan seorang pria di Desa Ajibarang Wetan RT 1 RW 1, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (29/4/2021). 

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP atas tindakan pengeroyokan bersama-sama yang mengakibatkan kematian dengan ancaman 12 tahun penjara.

Mayat laki-laki yang ditemukan di sawah komplek Jalan Lingkar Ajibarang, Desa Ajibarang Wetan RT 01 RW 01, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (28/4/2021).
Mayat laki-laki yang ditemukan di sawah komplek Jalan Lingkar Ajibarang, Desa Ajibarang Wetan RT 01 RW 01, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (28/4/2021). (POLRESTA BANYUMAS)

Baca juga: Keputusan Final! Alun-alun Kota Tegal Tidak Digunakan untuk Salat Idulfitri, Berikut Alasannya

Baca juga: Muncul Klaster Covid-19 di Ponpes, Kemenag Kota Tegal: Berawal dari Seorang Santri Pulang ke Rumah

Kronologi Penemuan Mayat 

Mayat laki-laki ditemukan di sawah komplek Jalan Lingkar Ajibarang, Desa Ajibarang Wetan RT 01 RW 01, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (28/4/2021). 

Pada tubuh mayat tersebut, ditemukan luka di bagian kepala hingga depan wajahnya. 

Mayat pria itu diduga tewas lantaran menjadi korban penganiayaan. 

Setelah dicek tas milik korban yang berada di jok sepeda motornya, korban bernama Diding Abu Sahid (38), warga Pucung Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. 

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry, mengatakan penemuan mayat bermula saat petugas dari Polsek Ajibarang mendapati informasi ada laki-laki tergeletak di pinggir sawah. 

"Kami langsung menuju ke lokasi bersama tim medis dari Puskesmas 1 Ajibarang," ujar Kompol Berry kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (29/4/2021). 

Menurut Berry, sebenarnya korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan masih bernyawa yang kemudian dibawa ke RSUD Ajibarang. 

Setelah dirujuk ke RS Siaga Medika, korban dinyatakan meninggal pada pukul 23.00. 

Setelah diketahui identitasnya, kepolisian kemundian langsung menghubungi keluarga korban. 

Korban kemudian dibawa ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto untuk dilakukan autopsi. 

"Berdasarkan hasil autopsi diduga korban meninggal karena adanya pendarahan di dalam rongga kepala akibat kekerasan benda tumpul," ungkapnya. 

Kemudian ada juga luka fisik seperti memar di kedua kelopak matanya serta luka lecet pada bagian lutut kanan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved