Berita Jawa Tengah

Ganjar Nyaris Kena Pukul Tongkat Kakek Soyo, Kala Sambangi Panti Al Hikmah Ngaliyan Semarang

Ganjar yang masih tergelak dan tak menyadari kala kakek Soyo mengangkat tongkatnya dan hendak memukul Ganjar.

Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbincang dengan Kakek Soyo, lansia berusia 75 tahun di PA Al Hikmah Jalan Beringin Raya, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (23/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Momen menggelitik terjadi kala Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambangi Panti Asuhan Anak dan Lansia Al Hikmah, Kamis (22/4/2021).

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu nyaris dipukul pakai tongkat oleh kakek Soyo, seorang lansia berusia 75 tahun yang tinggal di panti beralamatkan Jalan Beringin Raya, Ngaliyan, Kota Semarang itu.

Awalnya, Ganjar datang ke panti asuhan dan langsung disambut puluhan anak dan beberapa lansia.

Baca juga: Alhamdulillah Sudah Terjual Hingga 2.000 Paket, Program Parsel Lebaran UMKM di Jateng

Baca juga: Gubernur Jateng Undang Tim Peneliti Vaksin Nusantara, Ganjar: Ingin Tahu Sampai Mana Progresnya

Baca juga: Pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 di Perairan Bali, Ini Doa Gubernur Ganjar Pranowo

Baca juga: Aturan Larangan Mudik Lebaran Diubah, Berlaku Mulai Hari Ini, Pemprov Jateng: Kami Tetap Sesuaikan

Salah satu di antaranya tampak seorang kakek berdiri dengan tongkat melihat Ganjar dari kejauhan.

Ganjar pun menghampiri kakek itu.

Mbah jenengan asale saking pundi?,” tanya Ganjar pada Kakek Soyo.

Demak, Kampung Jati,” ujar Kakek Soyo.

Asyiknya Ganjar berkomunikasi dengan Soyo, membuat suasana di Panti Asuhan tersebut jadi ger-geran.

Apalagi, saat Ganjar menggoda kakek Soyo dengan pertanyaan menggelitik.

Jenengan sarene teng pundi? kalih sinten? Saya carikan mau?,” seloroh Ganjar pada Soyo.

Mboten pak, piyambak mawon,” kata Soyo sembari mengacungkan jari telunjuknya yang tertekuk.

Sikap kakek Soyo ini pun memicu tawa Gubernur berambut putih itu.

Ganjar yang masih tergelak dan tak menyadari kala kakek Soyo mengangkat tongkatnya dan hendak memukul Ganjar.

Sontak aksi kakek Soyo pun dicegah oleh pengasuh panti asuhan.

Ora popo iki kan guyon ya mbah,” tutur Ganjar.

Selain bertemu Kakek Soyo, Ganjar juga bertemu dengan nenek Sunarti.

Menurut pengurus Panti Asuhan Al Hikmah, nenek Sunarti sudah tinggal di sana selama 4 tahun.

“Beliau rujukan dari Dinsos, dulu ditemukan sakit di emperan Pasar Peterongan."

"Dirawat di rumah sakit, lalu setelah sembuh dibawa ke sini,” tutur Ketua Yayasan PA Al Hikmah, Muhammad Muzzamil.

Sebagai informasi, Panti Asuhan Al Hikmah saat ini dihuni sebanyak 35 anak yatim piatu dan 15 lansia.

Panti Asuhan Al Hikmah terakreditasi untuk merawat Anak Yatim Piatu dan Lansia.

“(Untuk Lansia) Harus ada rekomendasi Dinas, karena tanpa itu kalau misla beliau sakit, kita tidak bisa menggunakan fasilitas PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial),” kata Muzzamil. (*)

Baca juga: Empat Pekerja Diputus Kontrak Jelang Lebaran, Ngadu Lewat Hotline Disdagnakerkop UKM Karanganyar

Baca juga: Pemkab Kebumen Gagas Kawasan Industri Bahari, Dibangun di Kecamatan Puring hingga Klirong

Baca juga: Kedua Tersangka Sudah Jual 30 Surat Bebas Covid-19, Harga Rp 200 Ribu, Sasar Sopir Truk di Cilacap

Baca juga: Pemudik di Banyumas Bakal Dikarantina, Biaya Selama Isolasi Ditanggung Pribadi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved