Breaking News:

Teror Virus Corona

Disiplin Warga Pakai Masker Mulai Kendor, Tiga Kelurahan di Salatiga Berstatus Zona Merah Covid-19

Kasus Covid-19 di Salatiga melonjak, dalam sepekan ini. Bahkan, tiga kelurahan kini berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Kasus Covid-19 di Salatiga melonjak, dalam sepekan ini. Bahkan, tiga kelurahan kini berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraida mengatakan, zona merah Covid-19 ada di Kauman Kidul, Tingkir Lor, dan Kutowinangun Kidul.

"Sekarang, masih Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, jadi penilaian pengawasan sampai level paling kecil. Zonanya juga begitu berdasarkan RT atau RW, atau tertinggi level kelurahan," jelasnya, dikutip dari Kompas.com, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Terminal Tingkir Kota Salatiga Mulai Berlakukan Tes GeNose, Dipilih 10 Penumpang Secara Acak

Baca juga: 2 Pejabat Eselon II di Pemkot Salatiga Dilengser, Pelayanan ke Warga Dinilai Tak Maksimal

Baca juga: Kedai Langsep Macanan Salatiga, Tawarkan Menu Buka Puasa Khas Timur Tengah, Bisa Pesan Online

Baca juga: Sidak Penyelenggara Uji Coba PTM, Wali Kota Salatiga: Sekolah Sudah Patuhi Prokes

Siti mengungkapkan, salah satu sebab meningkatnya kasus Covid-19 adalah mulai kendornya disiplin warga dalam menggunakan masker.

"Kita lihat, masyarakat saat beraktivitas, mulai tidak memakai masker, maskernya cuma dikalungkan," jelasnya.

Data per Minggu (18/4/2021), tercatat ada penambahan 23 kasus Covid-19 sehingga total ada 190 pasien yang menjalani perawatan.

Secara kumulatif, di Salatiga, ada 3.132 kasus dengan jumlah pasien sembuh 2.847 orang dan 95 meninggal dunia.

Siti menambahkan, untuk input data aplikasi Jogo Tonggo per Jumat (16/4/2021), kasus mencapai 97,01 persen.

Dari input tersebut, diketahui dari 207 RW, yang memasukan data 201 RW.

Sementara, untuk tingkat RT, sudah terinput 967. Dari jumlah tersebut, 871 RT masuk zona hijau, 81 RT zona kuning, 12 RT zona oranye, dan 3 RT termasuk zona merah.

Menurut Siti, zona hijau RT berarti di wilayah tersebut tidak ada kasus Covid-19.

"Kalau satu hingga dua rumah itu zona kuning, tiga hingga lima rumah zona oranye, dan di atas lima rumah maka zona merah," paparnya.

Baca juga: Pulang dari Bukber, Anak Bupati Brebes Diteror: Tiba-tiba Dipepet dan Diminta Turun dari Mobil

Baca juga: Seruduk Dua Motor di Sumbang Banyumas, Mobil Yaris Oleng dan Terbalik

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 19 April 2021 Rp 978.000 Per Gram

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Hari Ketujuh Ramadan di Purbalingga, 19 April 2021

Sementara, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, perlu peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.

"Saat ini, aktivitas masyarakat jelang Lebaran cenderung meningkat sehingga protokol kesehatan mutlak dilakukan agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Zona Merah Covid-19 Muncul Lagi di Salatiga, Diduga akibat Warga Mulai Tak Kenakan Masker".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved