Berita Otomotif Hari Ini

Catat Waktunya! Mobil Terbang Bakal Hadir di Indonesia, Namanya EHang 216, Ini Spesifikasinya

Mobil terbang alias kendaraan udara otonom berpenumpang (AAV) EHang 216 ada di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.

Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI EHang
Mobil terbang EHang 216. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Importir umum Prestige Image Motorcars memperkenalkan mobil terbang alias kendaraan udara otonom berpenumpang (AAV) EHang 216 dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.

Mampu terbang hingga 3.000 meter dengan jarak penerbangan mencapai 35 kilometer dalam 21 menit, mobil tersebut direncanakan tiba di dalam negeri pada Juli 2021.

Baca juga: Mulai Pekan Depan Secara Acak, Tes GeNose C19 Terhadap Penumpang di Terminal Kota Tegal

Baca juga: Data Terminal Kota Tegal: Kedatangan Penumpang dari Jakarta Masih di Bawah Angka Normal

Baca juga: Pemalang Kini Punya Ajibpol, Air Mineral Kemasan Produk PDAM Tirta Mulia

Baca juga: Warga Menyebutnya Tugu Mobil, Penanda Zona Black Spot di Ampelgading Pemalang

"EHang memiliki tinggi 1,77 meter dan lebar 5,61 meter."

"Berat muatan maksimumnya 220 kilogram."

"Sehingga bisa dioperasikan untuk berbagai kebutuhan," ujar Presiden Direktur Prestige Image Motocars, Rudy Salim seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

Hanya saja, sampai Jumat (16/4/2021), kendaraan yang menggunakan daya listrik 100 persen ini belum ditampilkan bentuk fisiknya di lantai pameran.

Bagi yang penasaran, baru bisa melihat cuplikan gambar singkat yang berada di booth Prestige Image Motorcars.

Adapun kelebihan EHang 216, melansir laman resminya, dikatakan bisa meminimalisir kegagalan pengoperasian yang disebabkan keselahan manusia.

Proses logistik pun dapat menjadi lebih efisien, meski daya angkut mobil cukup terbatas dibandingkan alat transportasi lainnya seperti truk dan kapal laut.

Pada lembar spesifikasi, mobil dua penumpang ini punya 16 baling-baling dan 8 lengan yang dapat dilipat.

Sehingga efektif dan menghemat area parkir karena hanya butuh lahan seluas 5 meter persegi.

Mobil menggunakan 4G atau 5G sebagai saluran transmisi nirkabel untuk komunikasi dengan pusat komando dan kendali.

Tanpa perlu mengontrol atau mengoperasikan pesawat, penumpang bisa duduk dan menikmati perjalanan.

Rute penerbangan akan disurvei terlebih dahulu untuk mengatur rencana penerbangan terbaik bagi penumpang.

“Era Urban Air Mobility yang kami impikan dari masa depan telah hadir di depan mata kami."

"Taksi udara bukan hanya gaya hidup, tapi juga cara baru untuk bepergian."

"Baik untuk keperluan pribadi maupun sektor lainnya seperti pariwisata," kata Rudy. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dalam Waktu Dekat Mobil Terbang EHang 216 Hadir di Indonesia"

Baca juga: Penyegelan Gudang BBM Ilegal di Bawen, Kapolres Semarang: Kami Tidak Tahu, Mungkin Polda Jateng

Baca juga: Ini Sanksi Tegas Bagi ASN yang Mudik di Jateng, Paling Ringan Potongan TPP Selama Tiga Bulan

Baca juga: Kajian Liga 1 Digelar dengan Penonton, CEO PSIS Semarang: Asal Tak Menimbulkan Masalah Baru

Baca juga: PSIS Semarang Menuju Liga 1 2021: Dragan Masih Butuh Tambahan Tiga Pemain Gelandang

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved