Breaking News:

Berita Kecelakaan Hari Ini

Niat Menolong Malah Jadi Korban, Faslul Terseret Ombak di Cilacap, Belum Ditemukan Hingga Sekarang

Jika sampai hari ketujuh korban belum ditemukan, operasi pencarian akan dihentikan dan korban dinyatakan hilang.

BASARNAS CILACAP
Tim SAR Gabungan melakukan pemantauan di lokasi korban hilang di Pantai Jetis Cilacap, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pencarian terhadap korban kecelakaan laut di Pantai Jetis Kabupaten Cilacap masih berlanjut.

Rescuer Unit Bantuan Pertolongan Pramuka Kebumen, Untung Sudarmo mengungkapkan, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (11/4/2021).

Dua wisatawan sempat hanyut terseret ombak besar di pantai.

Satu di antaranya selamat, namun seorang lainnya hilang hingga sekarang. 

Baca juga: Rumah Warga Prembun Kebumen Nyaris Ludes Dilalap Api, Berawal dari Bakar Sampah Malam Hari

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Pembacokan dan Pembunuhan di Kebumen, Kedua Tersangka Peragakan 27 Adegan

Baca juga: Kedua Tersangka Sudah Jual 30 Surat Bebas Covid-19, Harga Rp 200 Ribu, Sasar Sopir Truk di Cilacap

Baca juga: Masih Dicari, Faslul Amin Hilang Tergulung Ombak saat Mandi di Pinggir Laut Jetis Cilacap

Keduanya, Afid Nurwanto (20) dan Faslul Amin (29) yang merupakan warga Magelang sempat bermain air di tepi pantai.

Tetapi nahas tanpa disadari ombak besar datang hingga menyeret tubuh Afid. 

Faslul berusaha untuk menolong temannya yang nyawanya terancam.

Tetapi nahas, alih-alih bisa menolong, ia justru ikut tergulung ombak hingga hanyut ke tengah. 

"Dia berusaha menolong malah menjadi korban," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (14/4/2021). 

Beruntung Afid berhasil menepi hingga nyawanya selamat.

Tetapi nahas bagi Faslul yang hilang tertelan gelombang.

Tim SAR gabungan dari berbagai unsur lantas berusaha mencari korban.

Pencarian difokuskan menyisir laut menggunakan perahu RIB milik Basarnas. 

Sementara penyisiran darat hanya memantau di beberapa titik di sekitar lokasi kejadian. 

Dia mengatakan, jika sampai hari ketujuh korban belum ditemukan, operasi pencarian akan dihentikan dan korban dinyatakan hilang. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Kabar Muktamar Luar Biasa PKB, Kader Kabupaten Blora: Kami Tetap Solid Bersama Cak Imin

Baca juga: Seleksi CPNS dan PPPK Belum Jelas di Blora, Sampai Sekarang Masih Menunggu Kabar Pusat

Baca juga: Mengintip Aktivitas Ponpes Lansia Banyubiru Semarang kala Ramadan: Santri Mengaji dan Ikut Pelatihan

Baca juga: Kecewa Tim Diliburkan Tanpa Batasan Waktu, Pelatih PSIS Semarang Bakal Lobi Manajemen

Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved