Breaking News:

Ramadan 2021

Kemenag Izinkan Salat Tarawih Berjemaah Hanya di Wilayah Zona Hijau dan Kuning, Berikut Aturannya

Kemenag mengizinkan salat tarawih berjemaah di masjid selama Ramadan. Namun, pelaksaannya hanya diperbolehkan di zona hijau dan kuning.

TRIBUN BANYUMAS/DINA INDRIANI
ILUSTRASI. Pelaksanaan salat berjamaah di masa pandemi Covid-19 di Masjid Agung Darul Muttaqin Kabupaten Batang, Jumat (12/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengizinkan salat tarawih berjemaah di masjid selama Ramadan. Namun, pelaksaannya hanya diperbolehkan di daerah berstatus zona hijau dan kuning.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Fuad Nasar mengatakan, ketentuan itu sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Agama tentang Panduan Ibadah pada Ramadhan dan Idul Fitri 1422 Hijriah.

"Salat tarawih, witir, tadarus Alquran, dan iktikaf, hanya boleh dilaksanakan di masjid atau musala yang berada di zona aman, yakni zona kuning dan zona hijau," ujar Fuad saat memberikan paparan secara virtual pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 nasional yang ditayangkan YouTube Pusdalops BNPB, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan Digelar Sore Ini, Pemantauan Hilal Dilaksanakan di 86 Lokasi

Baca juga: Salat Tarawih Boleh Berjemaah, MUI Jateng Minta Warga Bawa Sajadah secara Mandiri

Baca juga: Pemkab Kebumen Izinkan Salat Tarawih Berjemaah, Pengawasan Protokol Kesehatan Masjid Diperketat

Baca juga: Pemkab Banyumas Perbolehkan Salat Tarawih Berjemaah di Masjid: Anak-anak dan Lansia Tetap di Rumah

"Adapun di daerah berstatus zona merah dan zona oranye, tak diperkenankan. Ini sudah eksplisit disebutkan di dalam SE ya," tegasnya.

Fuat menuturkan, sejumlah poin yang harus diperhatikan dalam pengaturan kegiatan ibadah Ramadan di zona aman.

Pertama, salat lima waktu, tarawih, witir, tadarus, dan iktikaf, dilaksanakan dengan pembatasan kehadiran jemaah, paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid dan musala.

Selain itu, jemaah harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Agar menjaga jarak aman 1 meter antarjemaah dan setiap jemaah wajib membawa sajadah dan mukena masing-masing," tutur Fuad.

Kedua, pengajian, ceramah, tausiah, kultum Ramadhan, dan kuliah subuh dibatasi paling lama dengan durasi 15 menit.

Ketiga, kegiatan sahur dan buka puasa dianjurkan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved