Breaking News:

Berita Purbalingga

Bupati Purbalingga Ingatkan Warga Pentingnya Empati Jogo Tonggo dalam Mengatasi Wabah Covid-19

Di saat pandemi Covid-19, empati masyarakat terhadap sesama justru lebih penting daripada sekadar membangun posko dan Satgas yang pasif.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memantau pembangunan talud jalan usaha tani Dusun II di Desa Buara sepanjang 182 meter, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Di saat pandemi Covid-19, empati masyarakat terhadap sesama justru lebih penting daripada sekadar membangun posko dan Satgas yang pasif.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Purbalingga Dyah hayuning Pratiwi, saat berkunjung ke Desa Buara, Kecamatan Karanganyar, dalam Acara Monitoring Jogo Tonggo, Padat Karya Tunai, dan Penyaluran BLT Dana Desa, Senin (12/4/2021).

Menurut bupati, konsep Jogo Tonggo harus betul-betul diperhatikan.

Tidak hanya satgas dan posko yang dibentuk, akan tetapi harus ada semangat gotong-royong masyarakat dalam membantu dan berempati kepada tetangga yang mungkin kesulitan saat pandemi.

"Nah, ini harus dibantu. Itu sebetulnya manfaat dibentuknya Satgas Jogo Tonggo,” ujar Tiwi, sapaan bupati, dalam rilis yang diterima, Senin.

Baca juga: Ulama Purbalingga Beri 8 Rekomendasi Hasil Halaqah ke Bupati, di Antaranya Pembatasan Tempat Hiburan

Baca juga: Jelang Ramadan, Bupati dan Ulama Ponpes di Purbalingga Ziarah Makam Leluhur. Ini Tujuannya

Baca juga: Enam Produk Ini Digadang-gadang Jadi Unggulan Purbalingga, Sebut Saja Ada Blangkon Soedirman

Baca juga: Operasi Keselamatan Candi Digelar Mulai 12 April, Ini Sasarannya Selama 14 Hari di Purbalingga

Terkait penanganan Covid-19, Tiwi juga mengapresiasi desa-desa yang sudah memiliki tempat karantina berbasis desa.

Tempat tersebut, satu di antaranya, difungsikan sebagai tempat karantina pemudik Lebaran yang tidak dapat menunjukan surat keterangan negatif atas hasil rapid antigen.

"Bagi pemudik yang tidak menunjukan surat keterangan negatif atas hasil rapid antigen, diberi dua pilihan. Mau dikarantina atau ke Puskesmas untuk melakukan rapid antigen," katanya.

Pada kesempatan ini, bupati dan wakil bupati memastikan penerapan Peraturan Menteri Desa terkait penggunaan Dana Desa untuk kegiatan padat karya tunai desa (PKDT).

Satu di antara proyek yang ditinjau yakni proses pengerjaan Pembangunan Talud Jalan Usaha Tani Dusun II Desa Buara sepanjang 182 meter yang ternyata banyak melibatkan warga sekitar.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved