Breaking News:

Berita Pati

Jelang Pilkades Serentak di Pati, Satgas Antijudi Amankan 15 Botoh bersama Uang Rp 182,6 Juta

Satgas Antijudi Pilkades dan Politik Uang Polres Pati meringkus 15 orang pelaku judi dalam pilkades atau yang biasa disebut botoh.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Mazka Hauzan Naufal
Konferensi pers kasus judi pilkades di Mapolres Pati, Kamis (8/4/2021). 

Di TKP ini, barang bukti tinggal Rp 96 juta karena jatah bandar sudah digunakan.

Para pelaku diancam dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun.

"Satgas ini memang kami bentuk untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas Pilkades serentak yang akan dilaksanakan di 215 desa. Pilkades ini rawan perjudian. Situasi akan jadi rawan permasalahan apabila ada pejudi botoh yang bermain," ungkap dia.

Baca juga: Ada Kupon Undian Total Rp 4 Juta di Pasar Bedono Semarang, Syarat Belanja Minimal Rp 50 Ribu

Baca juga: Penerimaan PBB Bertambah Rp 200 Juta di 2020, Wabup Kebumen: Padahal Lagi Masa Pandemi

Baca juga: Mantan Direktur BPR BKK Dukuhseti Tak Bisa Lagi Bersembunyi, 15 Tahun Jadi Buronan Kejari Pati

Baca juga: Tiga Bulan Sudah Ada 20 Kasus Narkoba di Tegal, BNNK: Meningkat Signifikan di Masa Pandemi Ini

Sementara, Kasat Reskrim Polres Pati AKP Ghala Rimba Doa Sirrang mengatakan, seluruh pelaku yang ditangkap ini merupakan warga Pati. Namun, tidak menutup kemungkinan, ada juga botoh dari luar yang ikut memainkan situasi Pilkades.

"Kami masih terus malakukan penyelidikan. Kalau masih ada pelaku lainnya akan kami proses. Kami minta masyarakat, apabila ada informasi money politic maupun judi, tolong sampaikan pada kami, akan segera kami tindaklanjuti supaya Pilkades terlaksana dengan aman, damai, dan sehat," ujar dia.

AKP Ghala mengimbau masyarakat agar tidak terpancing dengan permainan botoh. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved